DPMD Gelar Monev Banprov 2020 di Kecamatan Cikidang

oleh -
Sekretaris DPMD Kabupaten Sukabumi, Prasetyo (tengah) menyampaikan arahan pada monev dana banprov di aula Kantor Kecamatan Cikidang bersama Camat Cikidang Jatmika (kanan) dan Kasi Sarana Prasarana pada DPMD, Sulsela.

Wartawan Aep Saepudin

Dua dari 12 desa yang menerima bantuan dana dari Pemprov Jabar (banprov) tahun anggaran 2020 masih belum merealisasikan dana tersebut. Sampai sekarang dua desa itu masih menempuh proses pencairan banprov. Dua desa dimaksud adalah Desa Cikarae Toyibah dan Desa Cikiray. 

banner 970x90

Sementara 10 desa yang telah melaksanakan kegiatan yang dibiayai banprov 2020 terdiri dari Cijambe,  Bumisari,  Tamansari,  Cikidang,  Pangkalan,  Cicareuh,  Nangkakoneng,  Mekarnangka,  Sampora,  dan Desa Gunungmalang. 

Demikian hal itu terungkap dalam kegiatan monitoring dan evaluasi banprov yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi di aula Kantor Kecamatan Cikidang, Kamis (13/8/2020). Kegiatan monev itu diisi dengan pemaparan dan peninjauan ke lokasi banprov.

Pada monev itu tampak hadir Kepala DPMD Kabupaten Sukabumi, Tendy Hendrayana, Sekretaris DPMD Prasetyo, tuan rumah Camat Cikidang Jatmika, dan 12 kepala desa yang mendapat banprov.  

Setelah melakukan pemaparan, rombongan pejabat DPMD melanjutkan kegiatan peninjauan ke lapangan untuk melihat realisasi dari anggaran tersebut, salah satunya Desa Cijambe. 

Dalam penjelasannya, Sekretaris DPMD Prasetyo mengatakan, monev bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan penyaluran dana banprov dilihat dari sisi administrasi, pemberdayaan, juga terkait pembayaran pajak. Tim monev juga melihat langsung hasil kegiatan. Menurut dia, penggunaan dana banprov di Kecamatan Cikidang berjalan dengan baik.

“Kami menggelar monev untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan di lapangan sesuai dengan kewenangan desa, bukan kewenangan kabupaten. Tidak boleh terjadi tumpang tindih kewenangan,” kata Prasetyo.  

Dana banprov digunakan untuk pembangunan infrastruktur seperti kantor desa, jalan lingkungan, jalan desa, dan tembok penahan tanah. Prasetyo yakin, semua desa di Cikidang dapat melaksanakan kegiatan banprov dengan baik.

Sementara itu Kades Cijambe, Suhendi mengatakan, dia dan masyarakat Cijambe bersyukur atas kedatangan tim monev ke desanya. Monev tersebut dapat memacu semangat  dan kinerja perangkat desa dan masyarakat.  

“Dengan adanya monev ini berarti tahun depan, kami harus lebih siap dan lebih bagus dalam melaksanakan kegiatan yang dibiayai banprov,” kata Suhendi.

Desa Cijambe menggunakan banprov untuk pembangunan rabat beton jalan desa. Alhamdulillah, ujar Suhendi, kegiatannya telah selesai 100 persen. Dana banprov ini sangat membantu peningkatan pembangunan di desa karena jumlah Dana Desa dan Alokasi Dana Desa untuk pembangunan fisik sangat minim.

“Apalagi di masa wabah ini, sebagian dana dialihkan untuk penanganan Covid-19. Jadi masyarakat menyambut gembira adanya pembangunan yang dibiayai dana bantuan dari provinsi,” tambahnya.  

Atas nama pribadi dan masyarakat Desa Cijambe, Suhendi mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Sukabumi dan Pemprov Jabar atas penyaluran banprov yang diterimanya. (*)  

Print Friendly, PDF & Email