Dua Pejabat dan Timkes Kunjungi Rumah Rubuh

oleh -
Kepala BPBD Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan (tengah, berbaju Pramuka) dan Sekretaris Camat Citamiang (kanan) saat meninjau lokasi rumah rubuh milik Dadun di Kampung Babakan Bandung, Kelurahan Nanggeleng.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Rubuhnya rumah Dadun (51) di Kampung Babakan Bandung RT 07 RW 03, Kelurahan Nanggeleng, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, Rabu (14/8/2019) pagi mengundang perhatian para pejabat. Beberapa saat setelah rumah Dadun runtuh, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, Asep Suhendrawan dan Sekretaris  Camat Citamiang,  Abdul Muiz tiba di lokasi bencana.

banner 970x90

Bersamaan dengan itu berdatangan pula tim kesehatan (timkes) dari Puskesmas Nanggeleng yang langsung memeriksa para korban yang tertimpa rentuhan bangunan yaitu istri Dadun, Eni dan kerabatnya Saadah yang sedang hamil dan anaknya Nurani (3).

“Kami akan memberikan bantuan, meskipun sifatnya stimulan yang disesuaikan dengan kebutuhan mendesak. Melihat fisik bangunannya, rumah ini termasuk rumah tidak layak huni yang harus diprioritaskan untuk segera diperbaiki,” kata Asep.

Berita terkait….

Rumah Warga Nanggeleng Rubuh, Tiga Orang Terluka

Selanjutnya, untuk menjamin keselamatan Dadun dan keluarganya, Asep meminta pengurus RT dan RW setempat untuk mengurus evakuasi ke rumah kerabat yang lokasinya tidak terlalu jauh.

“Pada peristiwa gempa beberapa waktu yang lalu, kami tidak menerima laporan adanya kerusakan rumah. Begitu juga rumah Pak Dadun ini tidak dilaporkan sebagai korban bencana,” ujar dia.

Sementara itu Abdul Muiz mengatakan, laporan dari Kantor Kelurahan Nanggeleng, tahun ini ada 20 unit RTLH yang mendapat bantuan untuk direnovasi. Namun dia tidak mengetahui secara persis, apakah rumah Dadun termasuk di dalam daftar penerima bantuan atau tidak.

“Kantor kelurahan harus segera melakukan penanganan darurat.  Rumah ini harus masuk ke dalam daftar penerima bantuan,” kata Muiz.

Langkah selanjutnya Muiz akan menginstruksikan aparat kelurahan dibantu BKM untuk membetulkan rumah milik Dadun. Hal ini akan koordinasikan berbagai lembaga terkait seperti BPBD, Dinas Sosial, dan Baznas untuk mengajukan bantuan setelah dihitung besarnya dana yang dibutuhkan untuk memperbaiki rumah tersebut. (*)

Print Friendly, PDF & Email