Mengejar Syarat Zonasi, Keluarga Pindah Domisili ke Dekat Sekolah Idaman

oleh -
Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kota Sukabumi, Ade Rosmana.

Wartawan Iyus Firdaus PWI  

Ada-ada saja kelakuan para orang tua yang kelewat bersemangat untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah favorit di Kota Sukabumi. Demi mengejar persyaratan zonasi, mereka nekad dan tega memindahkan domisili keluarganya ke rumah faimili agar tempat tinggalmya seakan-akan berdekatan dengan sekolah idaman.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil (Disdukcapil) Kota Sukabumi, Ade Rosmana. Berdasarkan fakta, selama musim PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) terjadi kenaikan perpindahan penduduk atau yang meminta surat keterangan pindah domisili.

“Kita mengeluarkan surat keterangan domisili dan melayani perpindahan warga dari kabupaten ke kota atau dari satu kelurahan ke kelurahan lain di Kota Sukabumi.  Karena pindah domisili itu hak masyarakat, kami tidak bisa mencegah,” kata Ade saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (14/7/2020).

Namun dalam mengeluarkan surat keterangan domisili, Disdukcapil tidak sembarangan. Petugas Disdukcapil akan melihat data base dan historis warga pindah sejak kapan.

“Mereka akan ketahuan apabila pindah domisili hanya satu bulan. Setelah itu pindah kembali ketempat asal. Boleh saja itu hak warga. Lagi pulu kami tidak mencampuri urusan penggunaan surat domisi tersebut,” jelas Ade.

Pada intinya, lanjut dia, adanya kenaikan permintaan surat keterangan domisili di masa PPDB, Disdukcapil hanya melayani dan mencatat atas laporan yang bersangkutan. Namun berdasarkan informasi yang diterima, syarat untuk menembus sistem zonasi, warga harus sudah menetap di lokasi tersebut minimal satu tahun.

“Bisa saja warga sudah mengantisipasi pindah domisili sejak setahun yang lalu karena ingin memasukkan anaknya ke sekolah tujuan. Yang kami layani kemarin ada warga yang pindah domisili tapi diragukan oleh sekolah elemen datanya,  makanya minta surat keterangan kepada kami,” ungkapnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email