Wali Kota Tampil di Forum Musrenbang yang Pertama Kali Diikutinya

oleh -
Wali Kota Sukabumi Sukabumi, H. Achmad Fahmi membeberkan visi dan program pembangunan yang akan dijalankan pada tahun 2020 di depan forum musrenbang penyusunan RKPD.

Wartawan YUS F. PURWASARI (PWI)

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi tampil di depan forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2020 di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Kamis (14/3/2018).

Selama masa kepemimpinannya sejak dilantik pada 20 September 2018 lalu, wali kota baru pertama kali mengikuti musrenbang. Pada acara tersebut, Fahmi menjelaskan visi pembangunan yang akan dicapainya yakni teruwujudnya Kota Sukabumi yang religius, nyaman, dan sejahtera (Renyah).

Musrenbang Pemkot Sukabumi 2020 mengusung tema perbaikan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan, peningkatan ketakwaan serta kesejahteraan masyarakat. Wali kota menjelaskan arti dari tema tersebut agar dapat diimplementasikan dalam kegiatan operasional pembangunan.

Forum musrenbang, kata wali kota, mempunyai arti penting dan strategis karena melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan, dan klarifikasi sehingga tercapai kesepakatan terhadap rancangan RKPD Kota Sukabumi tahun 2020 yang disusun pemerintah daerah.

“Musrenbang bukan sekedar kegiatan seremonial. Kegiatan ini harus menjadi acara yang fenomenal mulai dari tingkat kelurahan dan kecamatan untuk membuat perencanaan pembangunan yang matang,” kata dia.

Dalam penyusunan RKPD 2020, Pemkot Sukabumi menggunakan 4 pendekatan perencanaan yaitu teknokratik, partisipatif, politik, dan top down atau bottom up, ujar wali kota.

Tahapan penyusunan RKPD ditempuh berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 yang terdiri atas rancangan awal RKPD, rancangan RKPD, Musrenbang RKPD, rancangan akhir, dan penetapan RKPD.

Adapun usulan kegiatan prioritas dari 33 kelurahan berjumlah 366 kegiatan dengan anggaran sebesar Rp140.126.610.635, sedangkan di tingkat kecamatan usulan kegiatan prioritas sebanyak 277 dengan anggaran Rp142.896.934.261. 

Pada kesempatan itu wali kota memaparkan 20 program unggulan Pemkot Sukabumi. Salah satu di antaranya program peningkatan kualitas hidup beragama melalui gerakan magrib mengaji dan shalat subuh berjamaah. Ada juga program student camp untuk menanggulangi kenakalan remaja.

Selanjutnya program optimalisasi puskemas melalui homecare, ambulans sigap, dan klinik sore. Seterusnya program peningkatan literasi, kelurahan sport center, revitalisasi pedesterian, forum silih asah silih asuh atau udunan online, Sukabumi Kece, dan Sukabumi Creative Hub. 

Hadir pada musrenbang tersebut Gubernur Provinsi Jawa Barat yang diwakili Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Provinsi Jabar. Dr.  Muhamad Solihin. Selain itu turut hadir Forkopimda, kepala perangkat daerah, dan para tamu undangan. (*)

Print Friendly, PDF & Email