Sekda: Camat Harus Netral dan Menjaga Kondusivitas

oleh -
Pembinaan aparatur kecamatan terkait penyelenggaraan Pemilu 2019 diresmikan oleh Sekda Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri (ketiga dari kiri) di salah satu hotel di Selabintana.

Wartawan USEP MULYANA (Kowasi)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri menandaskan, dalam Pileg dan Pilpres 2019 camat harus tetap netral dan menjaga kondusivitas agar semua tahapan Pemilu dapat berjalan dengan lancar. Menurut sekda, camat mesti berdiri paling depan sebagai garda untuk menjaga kondusivitas di lapangan selama penyelenggaraan Pemilu 2019.

Pernyataan sekda itu disampaikan ketika membuka acara Pembinaan Aparatur Kecamatan Tahun 2019 bagi Para Camat se-Kabupaten Sukabumi di Hotel Sukabumi Indah, Selabintana, Kamis (14/3/2019). Tanpa bisa menjaga netralitas, ujar Iyos, camat akan mengalami kesulitan menjaga kondusivitas. Karena itu, netralitas dan kondusivitas harus ditegakkan berbarengan.

“Kecamatan hendaknya mengadakan koordinasi dengan Forum Komunikasi Kecamatan dalam upaya menjaga netralitas dan mensukseskan penyelenggaraan Pileg dan Pilpres 2019,” ujar sekda.

Selain itu, lanjut Iyos, fungsi kecamatan sebagai koordinator pelayanan publik desa dan kelurahan harus benar-benar dilaksanakan dan ditegakkan.  Peran kecamatan mesti lebih dioptimalkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kalau dulu aparat kecamatan itu pangreh praja atau pelaksana pemerintah lokal yang ingin dilayani rakyat, sekarang harus menjadi pelayan masyarakat,” ujar dia.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Pembinaan, Gun Gun Gunardi menjelaskan, tujuan kegiatan yang diselenggarakannya adalah untuk meningkatkan sinergitas di antara aparatur yang bertugas di kantor kecamatan dan masyarakat dalam menghadapi penyelenggaraan Pemilu 2019.

Tujuan lainnya adalah untuk meningkatkan kapasitas aparatur kecamatan dalam menghadapi dinamika masyarakat saat ini dan sebagai upaya mensukseskan Pemilu 2019. Kegiatan pembinaan digelar selama satu hari dengan peserta dari 47 kecamatan.

Narasumber pembinaan, selain sekda juga dari unsur Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Badan Kesbangpol, dan Bawslu Kabupaten Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email