Badan Ekonomi Kreatif Berkunjung ke Galeri Wayang Sukuraga

oleh -
Plt. Sekda Kota Sukabumi, Saleh Makbullah menyampaikan sambutan pada acara kunjungan verifikasi tim Badan Ekonomi Kreatif ke galeri Wayang Sukuraga di Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi.

Wartawan YUS F. PURWASARI (PWI)

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Indonesia berkunjung ke galeri Wayang Sukuraga di Jalan Sukakarya, Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (14/3/2019). Dalam kunjungan itu, tim khusus dari Bekraf  melakukan verifikasi terkait permohonan bantuan yang diajukan pencipta Wayang Sukuraga, Pendi Effendi.

Kedatangan mereka disambut oleh Pendi dan sejumlah pejabat Pemkot Sukabumi antara lain Plt. Sekda Kota Sukabumi, Saleh Makbullah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dudi Fathul Jawad.

Anggota Satuan Tugas Khusus Bekraf, Bambang Eryudawan menjelaskan, tujuan kedatangannya ke galeri milik Pendi untuk memverifikasi isi proposal permohonan bantuan dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kami harus mengetahui dengan pasti keadaan dan status galeri, rumah, tanah, serta sistem administrasi dari komunitas Wayang Sukuraga,” ucap Bambang.

Menurut dia, Bekraf akan memberikan bantuan yang besaran dan bentuknya disesuaikan dengan kebutuhan real galeri. Tujuan pemberian bantuan adalah untuk menjaga kelangsungan kegiatan dan eksistensi Wayang Sukuraga. Bambang menilai, Wayang Sukuraga merupakan inisiatif budaya yang dapat memberikan kontribusi terhadap kemajuan budaya nasional.

“Bekraf memberi sumbangan dan dorongan bagi inisiatif komunitas yang sungguh-sungguh memiliki potesi untuk mendukung pengembangan kegiatan ekonomi kreatif. Wayang Sukuraga termasuk di dalamnya,” ujar Bambang.

Saat menyambut tamu dari Bekraf, Pendi tidak dapat menyembunyikan kebahagiannya. Dia mengharapkan permohonan untuk pembangunan rumah budaya Wayang Sukuraga bisa dikabulkan oleh Bekraf. Dia yakin, kehadiran rumah budaya yang dirancangnya dapat memajukan budaya daerah, khususnya di Sukabumi.

Wayang Sukuraga merupakan perpaduan seni rupa, musik, teater wayang, dan sastra. Nama-nama tokoh pada kesenian wayang ini tidak mengacu pada tradisi literer Ramayana atau Mahabarata yang di dalamnya terdapat tokoh antara lain Arjuna, Duryudana, Kresna, Kombayana, Gatokaca, Hanoman, atau Dasamuka. Tokoh pada Wayang Sukuraga bernama Mata, Hidung, Telinga, Mulut, Tangan, dan Kaki.

Berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Sukabumi Nomor 55 Tahun 2016 tentang Wayang Sukuraga sebagai Kesenian Asli Daerah Kota Sukabumi, kesenian ini sudah mendapat pengakuan resmi dari pemda setempat. Pendi dan rekan-rekan sering mementaskan jenis wayang ini di berbagai kota hingga luar negeri. (*)

Print Friendly, PDF & Email