Warga Tiga Desa di Cilograng Berpatungan Menambal Jalan

oleh -
Warga bahu-membahu untuk membuat jalur rambat beton pada bagian jalan yang tingkat kerusakannya sangat parah.

Wartawan Jahrudin

Karena sudah bosan menunggu selama 10 tahun, warga Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten berpatungan untuk menambal jalan dengan lapisan beton. Mereka yang berpartisipasi dalam gerakan perbaikan jalan itu berasal dari tiga desa yaitu Desa Lebaktipar, Desa Cilograng, dan Desa Cireundeu.

Jalan yang diperbaiki merupakan akses penghubung tiga desa tersebut. Warga mengaku kesal karena sebelumnya mereka mendengar janji dari pemerintah yang akan memparbaiki jalan tersebut. Namun kenyataannya janji itu tidak pernah dipenuhi hingga saat ini.

“Kami terus menunggu dan menagih janji yang pernah disampaikan pemerintah. Namun tidak ada realisasinya,” kata Dadang, warga Kampung Pasirsalam, Desa Cilograng kepada wartawan, Rabu (13/11/2019).

Dalam gerakan tersebut, warga mendapat dukungan dari kalangan pengusaha seperti Cepi, tokoh Kampung Pasirsalam yang bertindak selaku bendahara. Dukungan juga datang dari warga yang tinggal di beberapa kampung di Desa Cilograng seperti Kampung Cilograng, Kampung Angsana, dan Kampung Cibunar. Ada juga partisipasi dari warga Kampung Kalapadua, Desa Lebaktipar.

“Kami bergotong royong untuk mengumpulkan dana agar kondisi jalan di kampung kami tidak terlalu parah kerusakannya,” ujar Cepi.

Sampai sekarang, Cepi sudah berhasil mengumpulkan dana amanah dari masyarakat sebesar Rp4.290.000. Pekerjaan perbaikan jalan dilakukan di titik-titik yang tingkat kerusakannya sangat berat dan parah. Masyarakat membuat dua jalur searah dengan konstruksi rambat beton. Pertimbangannya supaya tidak terlalu banyak memakan material semen dan pasir.

“Target kami lebih diprioritaskan pada panjang. Kami akan berupaya untuk memperbaiki jalan ke arah panjang. Kalau dana mencukupi, kami inginnya semua badan jalan dicor,” kata Cepi.   

Kondisi jalan yang sangat rusak di antara Kampung Cilograng dan Kampung Angsana di Desa Cilograng.

Jalur jalan yang diperbaiki sangat vital perannya bagi mobilitas warga. Jalan ini merupakan prasarana ekonomi utama bagi warga yang tinggal di tiga desa tersebut. Sekarang kalau ada warga yang sakit, dia harus ditandu sampai dengan jalan beraspal untuk dibawa ke rumah sakit.  

Ketua Pemuda Kampung Pasirsalam, Henda mengatakan, jalan yang rusak tersebut terhubung ke destinasi wisata pantai yakni Laut Guha Gede, Ancol, dan Tanjung Jojongo. Kalau jalannya bagus, ujar Henda, objek-objek wisata tersebut dapat berkembang dengan pesat karena ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. (*)

Print Friendly, PDF & Email