Clear, Insiden Keributan Kampanye Pilkades Sukamulya Berakhir Damai

oleh -
Calon nomor 1 Dudun (kanan) dan calon nomor urut 2 Ade Rosidin pada Pilkades Sukamulya memperlihatkan kesepakatan damai untuk mengakhiri perselisihan dan keributan di antara simpatisan dan pendukung kedua calon di Mapolsek Cikembar.

Wartawan Nanang Setiana

Insiden keributan dan perselisihan paham dalam kampanye hari kedua pada Pilkades Sukamulya, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat berakhir dengan kesepakatan damai. Semua kesalahpahaman dan keributan ditutup dengan perjanjian damai antara simpatisan dan pendukung dua calon kades yaitu calon nomor 1 Dudun, S.Ag. dan calon nomor urut 2 yang juga petahana Ade Rosidin.

“Semuanya sudah clear. Itu terjadi pada hari kedua kampanye, langsung diselesaikan. Semua ini kita ambil hikmah dan pelajarannya,” kata Ketua Panitia Pilkades Sukamulya, Ucup Supriatna pada hari terakhir masa kampanye pilkades, Rabu (13/11/2019).

Diduga, keributan dipicu oleh ulah iseng sebagian simpatisan dan pendukung kedua calan kades. Saat itu juga Panitia Pilkades Sukamulya dan Muspika Cikembar langsung melakukan investigasi untuk mencari tahu sumber masalah yang sebenarnya sekaligus menyelesaikan perselisihan yang terjadi.

Tim gabungan mengumpulkan kedua calon serta simpatisan dan pendukungnya di Mapolsek Cikembar untuk menggelar pertemuan musyawarah. Pada musyawarah itu mereka bersepakat untuk berdamai dan membuat pernyataan hitam di atas putih akan menjaga keamanan dan ketertiban selama proses pilkades. Kesepakatan bersama itu ditandatangani oleh  kedua calon kades dan para saksi dari kedua calon.

Para pendukung calon kades nomor 1 dan nomor 2 pada Pilkades Sukamulya bersepakat untuk mengakhiri persesisihan dengan jalan musyawarah dan damai.

Ikrar dan penandatanganan perjanjian damai tersebut disaksikan oleh Kapolsek Cikembar AKP. I. Djubaedi, S.H., Danramil Cikembar Kapten Arm Uci Sanusi, Ucup mewakili panitia pilkades, Dudun dan Ade selaku calon kades, serta perwakilan simpatisan dan tim sukses kedua calon.

Pada kesempatan itu, Muspika Ciambar mengajak seluruh masyarakat Desa Sukamulya untuk berperan aktif dalam pengawasan pilkades. Semua kalangan harus ikut serta untuk menjaga keamanan dan ketertiban demi terwujudnya Pilkades Sukamulya yang aman, lancar, dan sukses tanpa ekses.

“Dalam pertemuan itu semuanya menjadi jelas, mereka saling bermaafan serta berjanji akan menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Pilkades 2019,” tutur Ucup.

Segala permasalahan yang terjadi selama tahapan pilkades, lanjut dia, hendaknya diselesaikan dengan cara musyawarah. Sebagai masyarakat yang penduduknya berpikiran dewasa, ujar Ucup, warga Desa Sukamulya dapat menyelesaikan segala permasalahan tanpa harus ribut-ribut.

“Kami sama sekali tidak menyangka  dan merasa kaget sampai terjadi insiden seperti itu,” ungkap dia.  

Pilkades Sukamulya diikuti lima peserta yaitu calon nomor 1 Dudun, S.Ag, calon nomor 2 Ade Rosidin, calon nomor 3 Pahruroji, calon nomor 4 Sutanta, dan calon nomor 5 Eden Suhendar. (*)

  

Print Friendly, PDF & Email