Bupati: Pasanggiri Bisa Melahirkan Maestro Jaipongan

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami memainkan tangannya untuk menghasilkan irama tepak gendang pada pembukaan pasanggiri jaipongan dan lomba kreasi makanan di Lapang Cangehgar.

Wartawan Usep Mulyana

Pasanggiri atau perlombaan cabang seni tari jaipongan bisa melahirkan maestro seni dan budaya kalau pelakunya terus dibina dan dipupuk bakatnya. Melalui pasanggiri jaipongan, seorang penari memiliki kesempatan untuk meningkatkan kepampuan dan  mengembangkan karier karena perlombaan tersebut merupakan bagian dari pendidikan.

banner 970x90

Hal itu dikatakan bupati pada pembukaan pasanggiri jaipongan, lomba kreativitas olahan makanan nasi tumpeng berbahan lokal, dan lomba menghias kue di Lapang Cangehgar Palabuhanratu, Kamis (12/9/2019). Kegiatan dalam rangka  Hari Jadi ke-149 Kabupaten Sukabumi itu diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disbudpora).

“Dalam konteks pengembangan seni budaya, pasanggiri merupakan ajang untuk meningkatkan prestasi seniman sehingga bisa melahirkan  maestro seni dan budaya,” kata bupati.  

Pada pembukaan pasanggiri dan lomba bertema Ngamumulé Budaya Sunda itu,  bupati hadir di lokasi bersama Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono dan para pejabat daerah. Pembukaan pasanggiri jaipongan tersebut ditandai dengan tepak gendang oleh bupati.

Terkait dengan lomba nasi tumpeng serta lomba menghias kue, Bupati Marwan mengajak para peserta dan masyarakat untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai media sosialisasi tentang pentingnya mengkonsumisi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman.

“Saya menghimbau masyarakat untuk tetap mempertahankan kreasi makanan berbahan dasar pangan lokal yang sering disajikan oleh para orang tua kita,” tutur Marwan.

Sementara itu penanggung jawab kegiatan, Kepala Disbudpora Kabupaten Sukabumi, Iwan Kusdian menyampaikan, jumlah peserta pasanggiri jaipongan mencapai 40 grup dari berbagai sanggar seni tari dengan jumlah penari 170 orang. Adapun peserta lomba membuat tumpeng berasal dari pengurus PKK tingkat kecamatan se-Kabupaten Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email