Pemdes Cibunarjaya Manfaatkan Banprov untuk Pengaspalan Jalan

oleh -
Bentangan jalan yang dilapisi aspal di hotmix di Desa Cibunarjaya dapat memperlancar arus lalu lintas untuk menunjang perekonomian warga.

Wartawan Joko Samudro

Pemerintah Desa (Pemdes) Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melaksanakan kegiatan fisik pengaspalan jalan dengan memanfaatkan dana bantuan dari Pemerintah Provinsi (Banprov) Jawa Barat Tahun Anggaran 2020.

banner 970x90

Melalui kegiatan tersebut, Desa Cibunarjaya terus berupaya untuk menambah infrastruktur dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran jalan yang mulus juga dapat mempercepat perputaran roda ekonomi masyarakat Desa Cibunarjaya.

Proyek pengaspalan tersebut berupa penglapisan jalan dengan aspal jenis hotmix bermutu tinggi. Jalan yang diaspal merupakan jalur penghubung antara  Kampung Warunggombong dan Kampung Lemburjami. Kini jalan tersebut telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Dengan adanya jalur yang mulus antara dua kampung yang itu, pergerakan orang dan barang menjadi lebih cepat dan lancar,” kata  Kepala Desa (Kades) Cibunarjaya, Ujang Suhanto kepada wartawan, Senin (13/7/2020).

Kepala Desa Cibunarjaya, Ujang Suhanto.  

Jalan yang diaspal memiliki panjang 200 meter dan lebar 2,5 meter. Total dana banprov yang diserap untuk pekerjaan tersebut mencapai sebesar Rp92,1 juta.

“Tujuan pengaspalan adalah untuk menunjang akses masyarakat yang setiap hari memenuhi keperluan di bidang pendidikan, kesehatan, dan perekonomian. Dengan ditopang infrastuktur jalan yang memadai, Insya Allah kesejahteraan masyarakat bisa terwujud,” jelasnya.

Ujang mengharapkan jalan yang dibangun dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Selain itu, masyarakat harus ikut menjaga dan memelihara jalan yang telah diaspal agar manfaatnya dapat lebih lama.

“Jalan yang diaspal ini fungsinya sangat strategis sebagai salah satu akses bagi warga yang akan bekerja ataupun berangkat ke sekolah. Melalui jalan ini pula, masyarakat mengangkut hasil pertanian untuk dijual ke luar desa,” jelas Kades Ujang. (*)

Print Friendly, PDF & Email