Dewi Sartika Menjadi Asda, Posisi Kadisdik Jabar Dipegang Dedi Supandi

oleh -
Gubernur Jawa Barat, HM. Ridwan Kamil melantik para pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Jabar di Gedung Pakuan, Kota Bandung. (Sumber foto: http://www.jabarprov.go.id)

Wartawan Nanang Setiana

Belakangan ini sejak wabah Covid-19 merebak nama Dewi Sartika sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Jawa Barat sangat populer di daerah termasuk di Sukabumi. Sebab wajah dan suaranya selalu tampil dan terdengar ketika mengumumkan masa belajar di rumah bagi para siswa di Provinsi Jabar.

banner 970x90

Terhitung minggu depan, Dewi tidak akan lagi mengumumkan urusan-urusan yang ada kaitannya dengan pendidikan. Posisinya sebagai Kepala Disdik Jabar digantikan oleh pejabat baru bernama Dedi Supandi. Dewi Sendiri mengemban tugas sebagai Asisten Pemerintahan, Hukum, dan Kesejahteraan Sosial Setda Pemprov Jabar.

Pelantikan Dewi dan Dedi merupakan bagian dari 15 pejabat yang diambil sumpah jabatan dan dilantik oleh Gubernur Jabar HM. Ridwan ‘Kang Emil’ Kamil pada jabatan tinggi pratama setingkat eselon II di lingkungan Pemprov Jabar di Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jumat (12/6/2020).

Pada pelantikan itu dari 15 pejabat yang diambil sumpah hanya dua orang sebagai wakil yang hadir di Gedung Pakuan. Selebihnya dari para pejabat itu mengikuti pelantikan melalui sarana video conference. Penegakan protokol kesehatan!

Selain Dewi dan Dedi, pejabat yang diambil sumpahnya antara lain Nanin Hayani Adam sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Djafar Ismail sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, Rachmat Taufik Garsadi sebagai Kadisnakertrans, dan Ida Wahida Hidayati sebagai Seretaris DPRD Provinsi Jabar.

Tidak ada pejabat eselon II baru di antara mereka. Para pejabat yang dilantik itu menjalani rotasi dan alih tugas jabatan.

Dalam pesannya, Gubernur Jabar menekankan, para pejabat yang menduduki jabatan baru harus tetap kreatif dalam menjalankan tugasnya. Kang Emil mengharapkan mereka jangan hanya menunggu perintah gubernur.

“Harus terus kreativitas dan  inovasi dalam kebaikan, jangan hanya menunggu perintah gubernur atau atasan. Demi kemaslahatan, jangan ragu untuk berbuat,” ujar gubernur. 

Kang Emil juga mengingatkan para pejabat yang dilantik dan seluruh ASN di Provinsi Jabar untuk memenuhi tiga hal penting sebagai pejabat eselon II yaitu integritas, melayani, dan profesionalisme. 

“Selain itu karena pandemi masih ada, saya meminta para pejabat berkonsentrasi untuk melawan Covid-19 dalam programnya. Apapun bidangnya, sebagian besar program harus diarahkan dalam upaya melawan wabah ini,” ujar Kang Emil. (*)  

Print Friendly, PDF & Email