Terminal Jalur Kembangkan Balai Budaya untuk Istirahat Penumpang

oleh -
Kepala Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi dan jajaran bersama anak-anak TK Negeri Pembina Cibeureum menikmati suasana istirahat di Bale Haur Koneng yang terdapat di salah satu pojok terminal tersebut.

Wartawan YUS F. PURWASARI (PWI)

Terminal Tipe A KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi memiliki balai budaya berupa bangunan Bale Haur Koneng yang bernuansa seni arsitektur Sunda. Manajemen terminal menyediakan balai tersebut untuk tempat beristirahat dan melepas lelah bagi pengguna jasa transportasi. Sebelumnya, Terminal Tipe A mengembangkan dekorasi edukasi di dinding terminal yang isinya ajakan untuk naik bus.

“Akhir-akhir ini, kami sering menerima kujungan dari para pelajar mulai tingkat PAUD hingga SMA. Mereka sengaja datang untuk mencoba naik bus BRT. Sekarang banyak pelajar berkunjung ke balai yang terdapat di terminal,” kata Kepala Terminal Tipe A, Yukky Rahmat Yunus saat menyambut Anak-anak PAUD di Bale Haur Koneng, Rabu (12/3/2019).

Bale Haur Koneng merupakan bangunan berbentuk saung yang dilengkapi balai-balai khas Sunda. Di sekitar balai terdapat taman dan air mancur. Di dekat taman ada patung singa berwarna putih sebagai simbol budaya Sunda serta iguana dan  burung di dalam kandang. 

Ide pembuatan Bale Haur Koneng datang dari Yukky sendiri sebagai putra Sunda tulen pencinta budaya leluhur. Pembangunannya dibiayai oleh seluruh pegawai dan staf terminal tanpa ada bantuan dari pihak mana pun. Tata letak serta arsitek bangunan dan lingkungannya benar-benar bersuasana alam Sunda.

“Kehadiran balai ini untuk mengkampanyekan kecintaan terhadap budaya Sunda. Kalau ingin tahu dan menikmati arsitektur khas Sunda, datanglah ke Bale Haur Koneng,” tuturnya.

Yukky yakin, di Tatar Sunda untuk terminal berkelas tipe A, baru Teminal KH. Ahmad Sanusi yang memiliki bangunan budaya. Bale Haur Koneng terbuka untuk dikujungi siapa pun. Yang penting jaga kebersihan dan ketertiban, ujarnya.

Sementara itu, guru TK Negeri Pembina Cibeureum, Endang Agus Mulyati yang baru saja membawa rombongan anak didiknya ke Terminal Tipe A mengatakan, rombongannya sengaja singgah di Bale Haur Koneng untuk beristirahat sambil memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang bangunan khas orang Sunda.

“Kehadiran Bale Haur Koneng di dalam terminal sangat bagus untuk memperkenalkan budaya Sunda kepada masyarakat. Selain itu bisa dijadikan sarana pendidikan bagi anak-anak sekolah,” ujar Endang. Kunjungan Endang dan anak-anak TK asuhannya ke Terminal Tipe A merupakan bagian dari perjalanan edukasi perhubungan dan lalu lintas. Mereka naik bus BRT milik Dinas Perhubungan Kota Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email