Pembangunan Kantor Kelurahan Baros dan Citamiang Habiskan Rp5 Miliar

oleh -
H. Agus Ramdhan Darojatun, S.T.

Wartawan HENDRI TIAS

Pemkot Sukabumi melalui DPU-PRP-KPP (Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan) Kota Sukabumi akan membangun ulang Kantor Kelurahan Baros di Kecamatan Baros dan Kantor Kelurahan Citamiang di Kecamatan Citamiang. Diperkirakan proyek pembangunan dua kantor kelurahan itu menghabiskan dana sekitar Rp5 miliar. 

Rincian penggunaan dana tersebut untuk pembangunan Kantor Kelurahan Baros sebesar Rp2,9 miliar dan untuk pembangunan Kantor Kelurahan Citamiang sebesar Rp2,1 miliar. Seluruh dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Sukabumi Tahun 2019.

“Pembangunan Kantor Kelurahan Baros lebih besar dananya karena kantor ini akan dibangun dari awal serta lokasinya dipindahkan ke tempat yang baru. Sementara pembangunan Kantor Kelurahan Citamiang berupa revitalisasi dan lokasinya tidak pindah,” kata Kepala Bidang Bina Tata Bangunan (BTB) DPU-PRP-KPP Kota Sukabumi, H. Agus Ramdhan Darojatun, S.T. kepada wartawan beberapa waktu lalu. 

Tujuan dari pembangunan dua kantor kelurahan tersebut, ujar Agus, adalah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi aparat dan masyarakat terkait pelayanan pemerintahan, pembangunan, dan pemberdayaan. Dengan kantor baru, masyarakat di Kelurahan Citamiang dan Kelurahan Baros akan mendapatkan pelayanan yang optimal dari aparat setempat.

Saat ini, lanjut dia, proses pembangunan dua kantor kelurahan itu sudah memasuki tahap permohonan lelang kepada BPJB (Bagian Pengadaan Barang dan Jasa) Setda Kota Sukabumi. Dalam waktu dekat, proses lelang untuk pembangunan Kantor Kelurahan Citamiang dan Kantor Kelurahan Baros itu akan segera dilaksanakan.

“Kami harapkan proses lelang pembangunan kedua kantor kelurahan tersebut dapat segera selesai supaya proses pembangunannya dapat secepatnya dilaksanakan. Kegiatan pembangunan kedua kantor kelurahan itu ditargetkan selesai pada tahun ini,” jelas Agus. Alasan teknis dibangunannya kembali kedua kantor tersebut, kata Kepala Bidang BTB, karena kondisi bangunan saat ini sudah sangat memprihatinkan. Umur dari kedua bangunan itu cukup tua. (*)

Print Friendly, PDF & Email