Mbah Moen Hadir di GOR Cisaat

oleh -
Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono menyampaikan sambutan di hadapan hadirin Silaturahmi Akbar yang terdiri dari para ulama, santri, tokoh ormas, dan unsur pemerintahan di GOR Cisaat. Di antara hadirin tampak ulama ahli fiqih, KH. Maimun Zubair atau Mbah Moen dari Rembang, Jawa Tengah.

Wartawan USEP MULYANA (Kowasi)

Pemimpin Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah, KH. Maimun Zubair hadir di tengah hadirin Silaturahmi Akbar yang diikuti para kiai, santri, dan tokoh ormas se-Jawa Barat di  GOR Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Selasa (12/3/2019) malam. Ulama sepuh kharismatik yang akrab dipanggil Mbah Moen itu membuat suasana silaturahmi akbar semakin bermakna dan meriah.

Di antara ulama dan tokoh ormas yang hadir bersama Mbah Moen tampak Ketua MUI Kabupaten Sukabumi, KH. DR. Komarudin; Ketua DPP GOIB, KH. Asep Surojudin atau Abah Cisayar; Ketua Baznas Kabupaten Sukabumi, H. Ruyani; dan para ulama serta tokoh ormas Islam se-Jawa Barat.

Dari kalangan pemerintahan, tampak hadir Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, H. Adjo Sardjono; Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi; dan Anggota DPR RI, Reni Marlinawati. Sedangkan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami tidak hadir karena sedang menjalankan ibadah umroh bersama keluarganya di Tanah Suci. Bupati menyampaikan pidato lewat video yang diputar panitia.

Dalam tayangan video, Bupati Marwan menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadirannya pada acara tersebut. Selaku Bupati Sukabumi, dia mengucapkan selamat dan terima kasih kepada hadirin silaturahmi akbar.

“Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah untuk mempersatukan ulama dan umaro serta seluruh elemen masyarakat. Bersatunya ulama dan umaro bisa menjadikan Sukabumi lebih baik. Ulama dan umaro ngahiji, Sukabumi akan menjadi lebih baik,” kata Marwan dalam video berdurasi 2 menit 14 detik itu.

Sementara itu dalam sambutannya Wabup Adjo menyampaikan aspirasi atas semangat dan kehadiran para santri dan ulama pada acara silaturahmi akbar. Dia menyerukan hadirin untuk tetap menjaga keamanan di tengah perhelatan politik yang tengah berlangsung saat ini.

“Beda pilihan jangan jadi penyebab keretakan. Pelaksanaan pemilu harus aman, tertib, dan lancar. Gunakan hak pilih dengan datang ke TPS! Dengan pemilu, pembangunan akan terus berlanjut,” ujar Adjo.

Di tempat yang sama Ketua Umum MUI Kabupaten Sukabumi mengatakan, selain untuk menjalin silaturahmi, kegiatan yang diikutinya itu untuk mempersatukan persepsi dalam menjaga persatuan dan kesatuan untuk menghadapi Pemilu 2019.

Hal senada disampaikan Abah Cisayar. Kegiatan silaturahmi akbar tersebut sangat penting dan perlu dilaksanakan terus secara rutin, ujar Abah. Kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi para ulama, santri, pemerintahan, dan Masyarakat. (*)

Print Friendly, PDF & Email