Laboratorium Lingkungan Menuju Standar ISO

oleh -
Pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Laboratorium Lingkungan Kabupaten Sukabumi untuk ISO/IEC 17025. Tampak pada gambar Kepala DLH Kabupaten Sukabumi, Dedah Herlina (menghadap kamera, tengah).

Wartawan USEP MULYANA (Kowasi)

Salah satu aspek paling penting dalam pengelolaan lingkungan hidup adalah laboratorium lingkungan. Karena itu laboratorium lingkungan harus menghasilkan data yang valid dan reliable, tidak terbantahkan, serta dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah maupun secara hukum.

“Terkait dengan fungsi dan perannya itu Laboratorium Lingkungan Kabupaten Sukabumi harus memenuhi standar akreditas internasional disertai peningkatan kompetensi personel yang bertugas di dalamnya,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi, Dedah Herlina, pada pembukaan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Laboratorium Lingkungan di Aula Hotel Raflesia, Jalan Kadupugur, Cicantayan, Selasa (12/3/2019).

Kegiatan pelatihan yang mengambil tema Interpretasi ISO/IEC 17025 2017 itu, ujar Dedah, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi personel serta mengoptimalkan pelayanan pengujian dan jaminan mutu hasil pengujian di UPTD Laboratorium Lingkungan Kabupaten Sukabumi. ISO/IEC 17025 2017 merupakan standar kompetensi laboratorium.

Melalui pelatihan tersebut, lanjut dia, para peserta dapat memahami dan mampu mengimplementasikan ISO/IEC 17025 2017. Dia pun mengingatkan, peranan dan fungsi laboratorium lingkungan sangat vital dalam mendukung tugas-tugas pemerintah terutama yang bekaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup.

“Setiap laboratorium lingkungan harus menerapkan ISO/IEC 17025 dan memiliki sertifikat akreditasi dari lembaga kompetensi yang berwenang,” jelas Dedah.

Sementara itu Kepala UPTD Laboratorium Kabupaten Sukabumi, Arli Harliana menjelaskan, dia dan jajarannya telah menyusun dokumen jaminan mutu sebagai tahap awal penerapan ISO/IEC 17025. 

“Salah satu syarat untuk mendapatkan sertifikat akreditasi bagi laboratorium lingkungan adalah menerapkan ISO/IEC 17025 edisi termutakhir. Selanjutnya memenuhi kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi sebagai persyaratan tambahan berasarkan peraturan yang berlaku,” jelas Arli. Saat ini, lanjut dia, laboratorium yang dikelolanya telah memberikan pemasukan bagi Pendapatan Asli Daerah berdasarkan perintah peraturan daerah tentang pemanfaatan kekayaan daerah yang salah satunya laboratorium lingkungan. (*)

Print Friendly, PDF & Email