Pilbup 2020, Haji Ucok Batal Mendaftarkan Diri ke PDI Perjuangan

oleh -
Sekretaris Tim Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, Toni Kamajaya (ketiga dari kiri) bersama rekan-rekannya siap menerima pendaftaran para bakal calon peserta Pilkada 2020.

Wartawan AEP SAEPUDIN (Kowasi)

Tokoh dan senior PDI Perjuangan di Kabupaten Sukabumi, H. Ucok Haris Maulana Yusuf membatalkan diri untuk maju ke ajang Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Sukabumi tahun 2020 melalui partai tersebut. Ucok tidak jadi datang ke Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi untuk mendaftarkan diri. Sebelumnya dia berencana akan mengambil formulir pada Kamis (12/9/2019).  

banner 970x90

Pembatalan Ucok itu diketahui setelah dirinya mengirimkan pesan singkat ke tim penjaringan DPC PDI Perjuangan. Dalam pesan singkatnya, dia menyatakan batal datang ke DPC PDI Perjuangan setelah  bermusyawarah dengan keluarga. Ucok dan keluarga besarnya meminta maaf kepada rekan-rekan separtai atas pembatalan tersebut.

“Saya membatalkan diri tidak akan ikut mencalonkan Bupati maupun Wakil Bupati Periode 2021-2026,” kata Ucok dalam pesannya.

Adanya pesan singkat pembatalan Ucok itu dibenarkan oleh Toni Kamajaya selaku Sekretaris Tim Penjaringan Balon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi. Tadi malam, kata Toni, Ucok mengirimkan pesan lewat telepon seluler mengenai pembatalannya mendatangi tim penjaringan.

“Positif, kemungkinan Pak Ucok  batal untuk mendaftarkan diri menjadi bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Sukabumi. Pembatalan ini untuk PDI Perjuangan. Apakah beliau akan mencalonkan diri dari partai lain, saya tidak tahu,” ujar Toni.

Tim penjaringan, lanjut dia, membuka pendaftaran bagi para balon bupati dan wakil bupati sejak 2 September sampai dengan 20 September 2019. Sampai hari ke-10, baru satu orang yang mengambil formulir pendaftaran yaitu Dede Haryadi, bekas Ketua KPU Kabupaten Sukabumi.

Pintu sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi, kata Toni, terbuka lebar bagi siapa pun yang berminat untuk menjadi balon bupati dan wakil bupati Sukabumi. Dalam pendaftaran ini, tim penjaringan tidak memungut biaya alias gratis murni. (*)

Print Friendly, PDF & Email