Bupati Resmikan Masjid di Karangtengah dan Pembangunan Jembatan di Ciheulang Tonggoh

oleh -
Peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Ciheulang V di Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami.

Wartawan Aep Saepudin

Sekali mengayuh dayung, dua pulau terlewati. Dalam safari ke wilayah Kecamatan Cibadak, Rabu (12/8/20200, Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami melaksanakan dua agenda penting yakni penandatanganan prasasti Masjid Al-Muhajirin di Desa Karangtengah dan peletakan batu pertama untuk pembangunan Jembatan Ciheulang V di Desa Ciheulang Tonggoh.

banner 970x90

Pada dua kegiatan itu, bupati dan hadirin menerapkan aturan protokol kesehatan seperti pemakaian masker dan mencuci tangan sebelum memasuki tempat acara. Bangunan Masjid Al-Muhajirin yang diresmikan bupati baru saja selesai direnovasi.

Sebelum menandatangani prasasti masjid, bupati menyampaikan harapan kepada jamaah masjid tersebut agar dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah untuk mendukung pencapaian visi masyarakat Sukabumi yang religius dan mandiri. 

“Masjid ini harus bisa mencetak generasi muda yang produktif dan bersaing di abad milenial. DKM mesti bisa dengan optimal memakmurkan masjid dan mengisinya dengan berbagi kegiatan keagamaan dan keilmuan yang diarahkan untuk menjawab tantangan zaman,” tutur bupati.

Terkait pembangunan Jembatan Ciheulang V, Marwan menegaskan, kehadiran infrastruktur ini untuk mendukung upaya peningkatan perekonomian masyarakat. Apalagi fungsi jembatan ini sangat vital karena menghubungkan  wilayah Kecamatan Cibadak dan Kecamatan Nagrak.

Selain itu, Jembatan Ciheulang V mendukung kelancaran akses jalur alternatif  ketika jalan nasional dilanda kemcaetan parah.

“Arus lalu lintas yang melewati jembatan ini sangat tinggi. Kami mengajak masyarakat untuk mengawal pembangunan Jembatan Ciheulang V serta ikut memeliharanya supaya jembatan berfungsi baik dalam waktu yang lama,” tuturnya. 

Tidak lupa bupati juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Tetap memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan menghindar kerumunan.  

Dari Masjid Al-Muhajirin, bupati menuju lokasi peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Ciheulang V. Di tempat peletakan batu pertama tampak hadir mendampingi bupati antara lain Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi, Asep Japar dan Camat Cibadak Lesto Rosadi.

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menandatangani prasasti bangunan Masjid Al-Muhajirin di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak disaksikan Kadis PU Asep Japar (kanan) dan Camat Cibadak Lesto Rosadi (kiri).

Sementara itu, Kepala DPU Kabupaten Sukabumi Asep Japar menjelaskan, Jembatan Ciheulang V sudah berumur 43 tahun. Karena itu kondisinya sangat memprihatinkan sehingga harus segera diganti dengan jembatan yang baru. 

“Beberapa waktu lalu jembatan ini sempat tergerus bagian fondasinya. Atas upaya Pak Bupati, jembatan ini bisa dibangun,” ujar Asep.

Rencananya, ujar Asep, Jembatan Ciheulang V dibangun selama 140 hari. Dia minta dukungan dari masyarakat sekitar dalam proses pembangunan jembatan tersebut.

“Mohon dukungan semua pihak. Jangan sampai ada kendala dalam pembangunan jembatan ini mengingat kehadirannya sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tutur Asep.

Pada dua kegiatan itu, Bupati Sukabumi melaksanakan pemberian santunan untuk anak yatim dan orang jompo. Selain itu dia menyaksikan penyerahan 3.000 ekor bibit ikan dari LSM Dampal Jurig kepada warga sekitar. Marwan juga menerima hadiah Wedha’s Pop Art Potrait (WPAP) dari siswa SMKN 1 Cibadak. (*)

Print Friendly, PDF & Email