Desa Kompa Membentuk Panitia Pilkades 2019

oleh -
Para peserta musyawarah desa di Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi yang sukses membentuk Panitia Pilkades Kompa tahun 2019.

Wartawan Joko Samudro (SUROBOYO)

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kompa, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi bersama pemerintah desa setempat berhasil membentuk Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2019 dalam musyawarah desa yang digelar di aula desa tersebut, Jumat (12/7/2019). Pada musyawarah itu, para peserta memutuskan Mohamad Cepi Hidayat sebagai ketua Panitia Pilkades  Kompa.

banner 970x90

Di tempat musyawarah tanpak hadir Camat Parungkuda,  Amir Hamzah; Muspika Parungkuda;  Pjs Kades Kompa, Janten Firmansyah; Ketua BPD Kompa, Usep Herdiyana; dan perangkat desa serta para ketua RT, ketua RW, dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, selaku Ketua BPD Kompa, Usep Herdiyana mengatakan, pembentukan Panitia Pilkades dilaksanakan sesuai dengan  aturan dari Pemkab Sukabumi yang telah menetapkan tahapan Pilkades secara serentak pada bulan November nanti.

“Alhamdulillah Panitia Pilkades bisa terbentuk dan langsung dikukuhkan agar segera dapat menjalakan tugasnya,” ujar Usep. 

Di tempat yang sama Camat Parungkuda Amir Hamzah menerangkan, di wilayah Kecamatan Parungkuda, dari 8 desa sebanyak 4 desa menyelenggarakan Pilkades. Desa-desa dimaksud terdiri dari Kompa, Bojongkokosan, Parungkuda, dan Desa Palasari Hilir. Sesuai jadwal dari Pemkab Sukabumi, Pilkades digelar serentak pada  17 November 2019.

“Dalam perjalanan Pilkades pasti ada perbedaan pilihan. Itu merupakan hal yang wajar dalam berdemokrasi. Karena itu, masyarakat  harus tetap mengedepankan kerukunan di antara sesama,” kata Hamzah.

Intinya, ujar camat, beda pilihan itu biasa, yang terpenting jangan sampai terjadi perselisihan yang berujung pada pertengkaran. Jadi warga harus tetap menjaga situasi agar tetap kondusif, aman, nyaman, dan tertib. 

Masyarakat desa, lanjut dia, juga harus tetap dinamis untuk menunjang kemajuan dan pembangunan di desa. Dengan dinamikanya, masyarakat dapat terlibat dalam pengawasan agar dapat saling mengingatkan dalam proses pembangunan di desa. (*)

Print Friendly, PDF & Email