Dukcapil Buka Layanan KTP Anak di Pekan Raya Sukabumi

oleh -
Stand pameran UPTD Dukcapil Palabuhanratu. Tampak Kepala UPTD Dukcapil Palabuhanratu, Endra Mulyana (tengah, berkacamata) turun tangan langsung membantu personel di stand dalam melayani pengunjung yang akan membuat dokumen kependudukan.

Wartawan Usep Mulyana

UPTD Dukcapil (Kependudukan dan Pencatatan Sipil) Wilayah IV Palabuhanratu memberikan pelayanan gratis untuk pembuatan dokumen kependudukan di arena Pekan Raya Sukabumi ke-4 di Lapang Cangehgar Palabuhanratu dalam rangka Hari Jadi ke-149 Kabupaten Sukabumi. Pelayanan yang diberikan meliputi pembuatan hampir semua dokumen kependudukan. 

banner 970x90

“Kami menyediakan pelayanan untuk pembuatan dokumen kependudukan. Namun untuk warga yang akan membuat KTP elektronik, tidak bisa kami layani karena blanko KTP-nya belum dikirim dari Kemendagri,” kata Kepala UPTD Dukcapil Palabuhanratu, Endra Mulyana ketika ditemui di PRS ke-4,  Rabu (11/9/2019).

Jenis dokumen yang bisa dibuat di stand UPTD Dukcapil Wilayah Palabuhanratu, ujar Endra, antara lain kartu keluarga, akta kelahiran, kartu identitas anak (KIA), dan surat keterangan (suket) pengganti KTP. Seandainya tersedia blankonya, KTP elektronik pun bisa dilayani pembuatannya di stand tersebut.

Semua pelayanan pembuatan dokumen kependudukan di stand Dukcapil, kata Endra, tidak dipungut biaya sepeser pun. Benar-benar gratis murni, kecuali untuk pembuatan akta kelahiran bagi warga yang berumur di atas 18 tahun. Sesuai Perda Nomor 10 Tahun 2017, bagi warga yang berumur di atas 18 tahun dikenai denda Rp25 ribu dalam pembuatan akta kelahiran.

Khusus untuk pembuatan KIA, lanjut Endra, orang tua anak harus membawa tiga persyaratan yaitu fotokopi KTP orang tua, akta kelahiran, dan pas foto ukutan 3 x 4 sebanyak 2 lembar. KIA, jelas dia, merupakan tanda identitas bagi anak yang belum cukup umur untuk memiliki KTP.

“Program KIA diluncurkan pada bulan Mei 2017 lalu. KIA ini semacan KTP untuk anak,” jelas Endra.

Masa berlaku KIA terbagi ke dalam dua tahapan waktu yaitu dihitung saat anak itu baru lahir sampai berumur 5 tahun. Setelah itu kemudian KIA diperpanjang sampai anak itu menginjak  umur 17 tahun kurang satu hari. Baru setelah genap berumur 17 tahun, anak tersebut berhak memiliki KTP elektronik. 

Stand UPTD Dukcapil Palabuhanratu termasuk stand favorit bagi pengunjung. Di stand tersebut bersiaga 38 orang petugas yang akan melayani warga hingga penutupan PRS ke-14 pada Kamis (12/9/2019).

“Kami kerahkan puluhan personel untuk mengantisipasi ledakan pengunjung di stand kami. Banyak warga yang ingin memanfaatkan momentum pameran untuk membuat dokumen kependudukan,” tutur Endra. (*)

Print Friendly, PDF & Email