Gugus Tugas Pastikan Serapan Anggaran Covid-19 Mencapai 49,7 Persen

oleh -
Ketua Pansus Covid-19, H. Usep Wawan (kanan) dan anggota H. Andri Hidayana dari Fraksi PPP.

Wartawan Aep Saepudin

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri memastikan tingkat penyerapan anggaran refocusing penanganan Covid-19 sudah mencapai sekitar 49,7 persen. Pencapaian ini merupakan yang terbaik di Jawa Barat dan peringkat 22 tingkat nasional.

banner 970x90

“Saya kira capaian serapan anggaran penanganan Covid-19 ini sudah bagus,” kata Iyos pada rapat kerja Pansus Covid-19 DPRD Kabupaten Sukabumi di Pendopo Sukabumi, Senin (10/8/2020).

Pada rapat kerja itu Iyos yang sehari-hari menjabat Sekda Kabupaten Sukabumi hadir bersama jajaran GTPP Covid-19 Kabupaten Sukabumi. Dia didampingi Wakil Ketua GTPP Covid-19 yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara dan jajaran perangkat daerah yang ikut terlibat penggunaan langsung dalam penggunaan anggaran Covid-19.

Di dalam rapat Iyos menyampaikan informasi seputar penggunaan dana refocusing secara global, mulai perencanaan sampai dengan pelaksanaan dan pertanggungjawaban. Sejauh ini, kata dia, penggunaan anggaran penanganan Covid-19 sesuai dengan rencana yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Nanti untuk tindak lanjutnya akan diceroscek kepada tiap-tiap perangkat daerah,” ujar Iyos. 

Rapat kerja dipimpin oleh Ketua Pansus Covid-19, H. Usep Wawan dari Fraksi Partai Gerindra. Setelah memimpin rapat, Usep menjelaskan, dua agenda yang dibahas yaitu perubahan nama lembaga dari gugus tugas menjadi komite penanganan Covid-19 dan penjadwalan pertemuan dengan perangkat daerah. 

“Barusan barusan sudah dijelaskan oleh Ketua Harian Gugus Tugas secara keseluruhan dan gamblang mengenai penggunaan dana refocusing untuk penanganan Covid-19. Kami akan turun ke lapangan untuk menyesuaikan penjelasan tersebut dengan data realnya,” ujar Usep. 

Nantinya, ujar dia, Pansus akan mendorong Tim Komite Penanganan Covid-19 untuk meningkatkan serapan anggaran terutama dari bidang kesehatan dan ekonomi. (*)

Print Friendly, PDF & Email