Rehab Balai Desa, Pemdes Tangkil Manfaatkan DD Tahap I Tahun 2020

oleh -
Bangunan Balai Desa Tangkil masih dalam proses pembangunan yang kegiatannya dibiayai oleh Dana Desa Tahap I Tahun 2020.

Wartawan Joko Samudro

Pemerintah Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat mengalokasikan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2020 untuk merehabilitasi bangunan balai desa. Besarnya dana untuk kegiatan pembangunan fisik tersebut mencapai Rp100.462.000.

banner 970x90

“Memang sudah direncanakan, sebagian dari Dana Desa Tahap I dialokasikan untuk menutup biaya pembangunan balai desa,” kata Kepala Desa Tangkil, Ijang Sehapudin ketika ditemui di kantornya, Kamis (11/6/2020).

Kegiatan pembangunan tersebut, ujar kades Ijang, sudah dimulai dan tidak lama lagi segera diselesaikan. Dia mengharapkan kehadiran balai desa yang representatif  dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Pengerjaan proyek pembangunan gedung ini memakai sistem padat karya sebagai bentuk pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Dengan sistem padat karya, tingkat pengangguran di desa kami dapat dikurangi. Sejalan dengan itu, tingkat kesejahteraan dapat meningkat,” kata Kades Tangkil.

Selain itu, penggunaan dana untuk membiayai pembangunan balai desa tersebut transparan sehingga masyarakat dapat terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan.

“Sebagai kepala desa, sejak awal saya berkomitmen untuk membangun dan memajukan desa. Pengelolaan keuangan desa dilaksanakan secara transparan dan terbuka guna memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.  

Bersama lembaga desa dan seluruh kalangan masyarakat, lanjut dia, kepala desa mempunyai tanggung jawab untuk mewujudkan komitmen bahwa hasil pembangunan di desa harus dapat dinikmati bersama oleh warga desa.

Di tengah wabah Covid-19 yang belum hilang, kades dan jajarannya serta seluruh unsur lembaga desa tetap menjalankan tugas pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat. Semangat untuk memajukan Desa Tangkil tidak pernah kendur.

“Saat ini wabah Covid-19 belum reda. Masyarakat harus tetap waspada dan selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat. Kami mengimbau masyarakat untuk menerapkan sistem social distancing dengan jalan mencegah terbentuknya kerumunan orang dalam jumlah banyak,” tutur Ijang.

Pemdes Tangkil telah membentuk posko-posko pencegahan dan pengendalian upaya pencegahan penyebaran Covid-19.  Dari posko ini, tim bergerak untuk melakukan pembagian masker, penyemprotan, dan sosialisasi langsung ke masyarakat. Tujuannya untuk menumbuhkan kepedulian dan kesadaran masyarakat akan risiko wabah Covid-19. (*)

Print Friendly, PDF & Email