Wali Kota: Cintai Masyarakat dengan Pelayanan Prima

oleh -

Wartawan YUS F. PURWASARI (PWI)

Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun tenaga kontrak atau honorer harus bisa membuat bahagia masyarakat. Caranya dengan memberikan pelayanan terbaik dan tiba di kantor tepat waktu ketika masyarakat membutuhkan kehadiran mereka.

Hal itu disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi ketika menjadi inspektur upacara di Kantor Kecamatan Cibeureum, Senin (11/3/2019). Keinginan dan harapan masyarakat terhadap ASN, kata wali kota, biasa-biasa saja dalam arti masih dalam batas kewajaran dan sesuai tugas pokok dan fungsi para ASN.

“Kebahagiaan masyarakat itu akan terjadi ketika mereka datang ke kantor pemerintahan seperti kantor kecamatan menemukan para petugas sudah siap, camatnya ada dan kepala seksi serta para stafnya juga ada,” ujar Fahmi.

Sebaliknya, lanjut dia, kekesalan akan dirasakan masyarakat ketika datang ke kantor pemerintahan, mereka tidak menemukan pimpinan, staf, dan pegawai yang siap memberikan pelayanan. Masyarakat akan bertambah kesal lagi jika kantor masih dalam keadaan terkunci padahal sudah masuk jam kerja.

“Jangan membuat masyarakat kesal. Datanglah ke kantor tepat waktu untuk memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat berbahagia. Pada umumnya kebahagiaan masyarakat itu sederhana yakni pada saat melihat ASN siaga melayani mereka,” kata Fahmi.

Dalam menyelenggarakan pelayanan kepada masyarakat setiap ASN harus memberikan kenyamanan, lanjut dia. Salah satu caranya ASN selalu menyampaikan salam, sapa, dan senyuman. Wali kota juga mengingatkan ASN untuk memiliki tanggung jawab, semangat yang tinggi, serta keikhlasan dalam pelaksanaan tugasnya.

“Masyarakat adalah majikan yang harus dilayani dan aparat bertugas memberikan pelayanan,” tambahnya.  

Sistem dan model pelayanan di perusahaan-perusahaan swasta seperti kantor bank, kata wali kota, patut dijadikan contoh oleh ASN. Di kantor bank, para pegawai selalu mengutamakan keramahan dan senyuman ketika menghadapi nasabah atau calon nasabah. Padahal pegawai tersebut tidak mengenal secara pribadi tamunya itu.

Lebih lanjut Fahmi meminta aparatnya di lapangan untuk mencintai masyarakat dan membuktikan rasa cintanya itu dengan pelayanan prima. Kalau ASN ingin dicintai masyarakat, ujarnya, tunjukkan cara mencintai berbasiskan pelayanan. (*)

Print Friendly, PDF & Email