Bupati Serahkan Bingkisan untuk Keluarga Pahlawan

oleh -
Dandim 0622, Letkol Arm. Suyikno saat menjadi inspektur upacara pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2019 di lapangan Monumen Palagan Bojongkokosan.

Wartawan AEP SAEPUDIN 

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menyerahkan bingkisan sebagai bentuk kadedeuh kepada keluarga besar para pahlawan dan veteran. Penyerahan bingkisan tersebut dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tahun 2019 yang dilangsungkan di lapangan Monumen Palagan Bojongkokosan, Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Minggu (10/11/2019).

Secara simbolis Bupati Marwan menyerahkan 60 paket kepada perwakilan organisasi pejuang kemerdekaan, veteran, dan para petintis kemerdekaan. Bingkisan diberikan kepada Titin yang mewakili DHC 45 sebanyak 15 paket, Dadang dari LVRI (Legiun Veteran Republik Indonesia) sebanyak 32 paket, dan  Ciah dari PKRI (Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia) sebanyak 13 paket.

Pada peringatan Hari Pahlawan itu tampak hadir unsur Muspida Kabupaten Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi H. Adjo Sardjono, Sekretaris Daerah H. Iyos Somantri, para kepala perangkat daerah, para pejuang kemerdekaan RI, para veteran, keluarga pahlawan, dan tokoh masyarakat.

Sebelum penyerahan bingkisan, Pemkab Sukabumi menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan yang dipimpin oleh Dandim 0622, Letkol Arm. Suyikno selaku inspektur upacara. Pada kesempatan itu, Dandim 0622 membacakan sambutan tertulis dari Menteri Sosial RI, Juliari P. Batubara yang mengambil tema “Aku Pahlawan Masa Kini”.

Dalam sambutannya, Mensos menyampaikan, setiap Hari Pahlawan, bangsa Indonesia diingatkan kembali  pada peristiwa pertempuran tanggal  10 November 1945 di Surabaya sebagai salah satu peristiwa paling bersejarah dalam perjuangan bangsa untuk merebut kemerdekaan Indonesia.

“Dengan peringatan Hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Bung Karno yang menyatakan bahwa hanya bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar,” kata menteri. 

Selain itu, pada peringatan Hari Pahlawan dapat dibangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini. Menurut dia, untuk menjadi pahlawan masa kini, siapa pun bisa melakukannya dengan bentuk aksi-aksi nyata untuk memperkuat keutuhan NKRI.

“Bentuknya antara lain menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, dan tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain,” kata mensos.

Selanjutnya menteri menyampaikan, jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggung jawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk berkonflik satu sama lain.

“Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja untuk membangun negeri menuju Indonesia Maju,” kata menteri. (*)

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami didampingi Wakil Bupati H. Adjo Sardjono menyerahkan bingkisan kadeudeuh kepada keluarga besar pahlawan dan pejuang.

Print Friendly, PDF & Email