Warga Ciheulangtonggoh Terima Bansos Provinsi dengan Ceria Bercampur Haru

oleh -
Kepala Desa Ciheulangtonggoh, Endang Junaedi, S.Ag. secara simbolis menyerahkan bantuan sosial dari provinsi kepada warga non-DTKS disaksikan Bhabinkamtibmas setempat.

Wartawan Joko Samudro

Para penerima bantuan sosial (bansos) dari Pemprov Jawa Barat asal Desa Ciheulangtonggoh tampak ceria ketika menerima paket sembako dan uang tunai dari bansos tersebut. Mereka berasal dari kalangan warga terdampak Covid-19 yang namanya tidak tercantum pada daftar Data Terpadu Kesejahteraan Sosial atau Non-DTKS.

banner 970x90

Warga yang kebagian bansos tersebut merasa terbantu dengan adanya bansos provinsi. Selama wabah Covid-19, sebagian dari warga Desa Ciheulangtonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi kehilangan mata pencaharian dan pendapatan. Karena itu para penerima bansos sangat gembira dan ceria ketika menerima bansos tersebut.

“Kami bahagia sekaligus bersyukur atas bantuan sosial yang kami terima ini. Adanya bantuan ini dapat meringankan hidup kami,” kata salah seorang penerima bansos provinsi setelah pembagian bansos provinsi di halaman Balai Desa Ciheulangtonggoh, Selasa (9/6/2020).

Karena jumlah penerima hampir 1.000 orang atau tepatnya 961 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), pembagian bansos provinsi itu berlangsung sampai pukul 22.00 WIB. Namun tim yang membagikan maupun perangkat desa dan KPM tetap bersemangat dan bahagia untuk menyelesaikan pembagian bansos tersebut.

Para penerima bansos provinsi duduk dengan tertib di halaman Balai Desa Ciheulangtonggoh untuk menunggu panggilan dari panitia.   

Kepala Desa Ciheulangtonggoh, Endang Junaedi, S.Ag. di sela-sela penyaluran bansos provinsi menjelaskan, para penerima bantuan tidak terdaftar sebagai penerima untuk bantuan jenis lainnya dari pusat, kabupaten, dan desa. Padahal mereka termasuk kelompok warga yang ikut terdampak wabah Covid-19.

“Karena itu nama mereka dimasukkan ke dalam daftar penerima bansos provinsi,” kata Endang. 

Tiap KPM menerima bansos provinsi sebesar Rp500 ribu berupa paket bahan pangan senilai Rp350 ribu dan uang tunai Rp150 ribu. Untuk bahan pangan senilai Rp350 ribu, rinciannya terdiri dari beras 10 kilogram, makanan kaleng 4 buah, gula 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, vitamin C 1 paket, mie instan 16 bungkus, dan telur 1/2 kilogram.

Kegiatan pembagian bansos itu mendapat pengawalan dan monitoring oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Ciheulangtonggoh.

“Alhamdulillah akhirnya bansos dari provinsi bagi warga non-DTKS ini dapat terealisasi. Pelaksanaan pembagiannya dapat berjalan dengan lancar dalam situasi yang kondusif. Bansos itu tepat sasaran,” ungkap Endang. (*)

Print Friendly, PDF & Email