Bupati Segera Wujudkan RSUD Sagaranten Menjadi Tipe C

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami melakukan gunting pita pada peresmian RSUD Sagaranten.

Wartawan Hamjah

Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami menargetkan dalam waktu dekat RSUD Sagaranten harus menjadi rumah sakit tipe C. Dengan tipe tersebut, rumah sakit yang terletak di belakang Kantor Kecamatan Sagaranten itu akan memiliki jumlah kamar yang dapat menampung sekitar 100 tempat tidur untuk rawat inap dengan fasilitas dan tenaga medis yang memadai untuk memberikan pelayanan medis.

banner 970x90

Pernyataan bupati itu dilontarkan dalam peresmian RSUD Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Rabu (10/6/2020). Setelah diresmikan, kata bupati, RSUD Sagaranten dapat memberikan berbagai pelayanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

“Untuk menjadi rumah sakit tipe C, rumah sakit harus memiliki luas lahan yang memadai. Dengan lahan sekitar 5 haktare, rumah sakit ini dapat memenuhi syarat. Kami mengharapkan masyarakat di Sagaranten dan sekitarnya dapat memanfaatkan RS Sagaranten dengan sebaik-baiknya guna menunjang derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sukabumi,” kata bupati.

Peresmian dilakukan di halaman utama RSUD Sagaranten Kampung Cigadog  RT 25 RW 05 Desa/Kecamatan, Kabupaten Sukabumi. Di tempat peresmian tampak hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar Budi Azhar Mutawali, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkses) Harun Al Rasyid, para kepala perangkat daerah, Muspika Sagaranten, para camat se-dapil 5, dan para kepala desa.

Kehadiran rumah sakit di Sagaranten, ujar bupati, dapat mempermudah masyarakat untuk memperoleh pelayanan medis yang fasilitas dan prasarananya lebih lengkap dibandingkan puskesmas dan klinik. Dia harapkan, tenaga medis dan staf di RSUD Sagaranten dapat memberikan pelayanan kesehatan yang sebaik-baiknya dan dapat memuaskan masyarakat.

“Rumah sakit ini dapat terwujud berkat kerja keras selama 10 tahun dalam proses pembangunannya. Nantinya RSUD Sagaranten dapat melayani pasien dari wilayah Kabupaten Cianjur, terutama warga yang tinggal di sekitar perbatasan,” tutur Marwan.  

Secara khusus Marwan menitipkan RSUD Sagaranten kepada jajaran Polri dan TNI untuk turut menjaga keamanan dan ketertibannya. Jika ada pelayanan yang kurang memuaskan, jangan ragu-ragu anggota Polri dan TNI untuk menegur petugasnya.

Di tempat yang sama, dalam laporannya, Kepala Dinkes Harun Al Rasyid menjelaskan, saat ini RSUD Sagaranten  terakreditasi Tipe D Pratama dengan fasilitas penunjang berupa ruangan yang berkapasitas 58 tempat tidur untuk rawat inap. Tenaga medis yang bertugas di rumah sakit ini terdiri dari 5 dokter umum, 40 orang perawat, dan 5 orang bidan.  

“Alhamdulillah hari ini Bapak Bupati Sukabumi meresmikan RSUD Sagaranten. Fasilitas di rumah sakit sudah bisa dipergunakan oleh masyarakat,” ujar Harun.

Untuk mencapai tipe C, RSUD Sagaranten harus memiliki sarana penunjang antara lain pelayanan medik umum, gawat darurat, medik spesialis dasar, spesialis penunjang medik, spesialis gigi mulut, keperawatan dan kebidanan, serta pelayanan penunjang klinik dan non klinik. Rumah sakit tipe C juga harus mampu menyelenggarakan pelayanan gawat darurat  24 jam secara terus menerus.

Pada peresmian RSUD Sagaranten, bupati membagikan bantuan untuk orang jompo dan santunan untuk anak yatim. 

Pada acara peresmian itu, bupati juga memberikan bantuan berupa sembako  kepada orang jompo dan santunan kepada anak yatim.

Setelah meresmikan RSUS Sagaranten, Bupati Sukabumi bersama rombongan pun berkeliling ke berbagai sudut bangunan rumah sakit dan menengok pasien yang sedang menjalani rawat inap. (*)

Print Friendly, PDF & Email