Pemkot Lanjutkan Tender Penataan Jalur Pedestrian Jalur Timur Jalan Dago

oleh -
Sisi timur Jalan Ir. H. Juanda Kota Sukabumi akan ditata dan nantinya hanya untuk pedestrian.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pemkot Sukabumi akan melanjutkan proses tender penataan jalur pedestrian di sisi timur Jalan Ir. H. Juanda atau yang lebih dikenal dengan Jalan Dago. Tahun lalu proyek ini tidak terserap anggarannya karena dalam proses lelangnya  ada sanggah banding.

banner 970x90

Kabid Bina Marga pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, Lutpi Alip ketika dihubungi via telepon seluler, Kamis (9/7/2020) menjelaskan, saat ini jajarannya sedang membahas proses lelang dengan BPBJ (Bagian Pengadaan Barang dan Jasa) Setda Kota Sukabumi.

Dalam proyek tersebut, Lutpi juga bertindak selaku PPK (Pejabat Pembuat Komitmen).

“Kemungkinan pada minggu-minggu ini akan segera ditayangkan proses tender atau  lelangnya,” ucap Lutpi. 

Proyek tersebut membutuhkan dana sebesar Rp2,6 miliar. Tahun lalu dananya bersumber dari bantuan keuangan Pemprov Jabar, tapi tahun ini dari APBD Kota Sukabumi tahun anggaran 2020.

Target pengerjaan dimulai bulan Agustus 2020 dengan jangka waktu 120 hari kerja. Ketika pekerjaan dimulai, jelas Lutpi, semua pedagang kaki lima yang biasa mangkal di sisi timur dipindahkan ke sisi barat. Teknis penataan pedagang akan diserahkan kepada Diskopdagrin.

“Penataan jalur pedestrian tersebut untuk memberikan kenyamanan kepada pejalan kaki. Nantinya jalur untuk pedestrian meliputi trotoar dan badan jalan di sisi timur. Jadi sangat lebar dan lapang. Untuk jalur kendaraan menggunakan sisi barat yang akan dijadikan dua arah,” jelas dia.

Sementara itu Kepala BPBJ Setda Kota Sukabumi, Fahrurrazi dihubungi terpisah membenarkan adanya pembahasan pembangunan jalur pedestrian di sisi timur Jalan Dago bersama Dishub. Proyek ini tidak terkena program refocusing anggaran penanganan Covid-19. 

“Rapat pembahasan tender penataan pedestarian Jalan Ir. H. Juanda sudah beberapa kali kami lakukan dengan PPK. Persiapan tender sedang dilakukan,” ujar Fahrurrazi.

Tender proyek tersebut harus dimulai bulan Juli ini. Proyek harus selesai pada akhir tahun. (*)  

Print Friendly, PDF & Email