Musyawarah Pemda-Masyarakat Sepakati Perbaikan Jembatan Ciheulang

oleh -
Musyawarah yang dihadiri berbagai unsur masyarakat dan Pemkab Sukabumi menghasilkan kesepakatan akan memperbaiki Jembatan Ciheulang secara gotong royong.

Wartawan Usep Mulyana (Kowasi)

Musyawarah masyarakat beserta unsur Pemkab Sukabumi menyepakati perbaikan Jembatan Ciheulang di Kampung Ciheulang Hilir RT 04 RW 08, Desa Ciheulang Tonggoh, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Pada musyawarah itu, para peserta siap bahu-membahu untuk membangun jembatan darurat yang dapat dilalui kendaraan bermotor roda dua.

banner 970x90

Musyawarah difasilitasi oleh Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) pada Dinas Komunikasi informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi Herdy Somantri. Herdy mengaku mendapat informasi dari masyarakat terkait lambannya penanganan jembatan tersebut.

“Kekhawatiran dan keluhan masyarakat tersebut disampaikan melalui Dinas Komunikasi informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi karena hampir satu bulan lebih belum ada penanganan jembatan secara khusus,” kata Herdy yang akrab disapa Bima setelah mengikuti musyawarah di dekat Jembatan Ciheulang, Senin (8/4/2019).

Setelah menerima keluhan, Bima langsung menghubungi berbagai instansi terkait. Setelah disepakati instansi terkait dan masyarakat, ujar dia, maka digelarlah musyawarah di lokasi. Pada musywarah itu hadir Camat Cibadak, Kepala Desa Darmareja, Kepala Desa Ciheulang Tonggoh, Babinkamtibmas Desa Ciheulang Tonmggoh, perwakilan dari BPBD dan Dinas PU, tokoh masyarakat, dan unsur masyarakat lainnya.

Musyawarah yang dipimpin oleh Bima itu berjalan dengan baik hingga mencapai kata sepakat. Hasil kesepakatan menyatakan, semua pihak siap bahu-membahu dan bekerja sama untuk membangun jembatan sementara yang aman digunakan oleh masyarakat

dan hanya bisa digunakan oleh kendaraan roda dua. Jembatan yang dibangun sifatnya darurat sambil menunggu  pembangunan jembatan permanen yang dibiayai APBD 2020. 

“Masyarakat sanggup untuk  bergotong-royong dalam pembuatan jembatan sementara tersebut,” jelas Bima.

Jembatan Ciheulang yang panjangnya sekitar 13 meter dengan lebar 4 meter  mengalami kerusakan pada konstruksi di bagian penyangga jembatan atau fondasi bawah jembatan. Kndisi jembatan tersebut sangat mengkhawatirkan karena sewaktu-waktu bisa ambruk.

“Kesepakatan yang tercapai harus diapresiasi. Masyarakat dan Pemkab Sukabumi bekerja sama  dan berbagi peran dalam pembangunan jembatan tersebut. Kerja sama seperti ini sangat penting dalam  mewujudkan Sukabumi yamg lebih baik,” ujar Bima. (*)

Print Friendly, PDF & Email