Alfamart Gelar Pelatihan Kemitraan IKM

oleh -
Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita didampingi Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi berdialog dengan pedagang di Pasar Pelita dalam rangka pemantauan harga bahan pokok.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Perusahaan retail Alfamart menggelar pelatihan kemitraan bagi pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) se-Kota Sukabumi di Gedung Pusat Kajian Islam, Selasa (9/4/2019). Dari pelatihan tersebut, para pesertanya diharapkan dapat menghasilkan produk yang dapat dijual dengan gerobak khusus di depan toko Alfamart.

Pada kegiatan yang diresmikan oleh Kepala Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi, Ayep Supriatna itu tampak hadir  Corporate License GM Alfamart, Ivan Hermawan dan Corporate Communication Alfamart Wilayah Sukabumi-Cianjur,  Iwan Kurniawan. Jumlah pesertanya mencapai ratusan orang.

“Pelatihan ini merupakan  bentuk kepedulian Alfamart pada produk lokal Kota Sukabumi. Di wilayah Kota Sukabumi ada 31 toko Alfamart yang bisa dijadikan mitra oleh para pelaku IKM. Pihak Alfamart akan memberikan ruang untuk memasarkan produk lokal mereka,” ujar Ayep ditemui seusai peresmian pelatihan. 

Diskop UKM-PP, kata Ayep, akan menyediakan roda dagangan untuk para pelaku IKM yang akan menggunakan lahan kosong di depan Alfamart. Apabila para pelaku IKM sudah mempunyai roda sendiri, mereka  bisa menyimpannya di depan Alfamart. 

“Kami akan mengatur penempatan para IKM sesuai arahan dari Alfamart. Selama ini kendala yang dialami pelaku IKM adalah masih rendahnya produktivitas. Kota Sukabumi banyak menghasilkan produk seperti mochi, manisan pala,  baby fish,  minuman Noni dari buah mengkudu, termasuk sarana panahan yang produknya sudah menyebar,” jelas dia. 

Corporate License GM Alfamart, Ivan Hermawan mengungkapkan bahwa lahan di Alfamart terbuka untuk dijadikan tempat pemasaran produk-produk lokal. Dulu, kata dia, penjualan produk lokal di depan toko Alfamart pernah berjalan,  namun tidak sesuai dengan harapan. Sekarang program tersebut akan dijalankan kembali.

“Tentu ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh pemilik produk seperti izin  Produk Industri Rumah Tangga, sertifikat halal, dan kemasan yang bagus dan menarik,” ujar Ivan.

Pada pelatihan yang digelar Alfamart, para instruktur memberikan tips-tips untuk meningkatkan mutu produk. Para peserta membawa produk yang dihasilkannya untuk diseleksi oleh Tim Alfamart yang berkoordinasi dengan Dinas Diskop UKM-PP.

“Materi pelatihan didesain khusus untuk pengusaha kecil dalam rangka memberikan keterampilan menghasilkan produk yang memenuhi standar sesuai ketentuan pemerintah dan perusahaan,” tambahnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email