Camat Erry Andalkan Manggis untuk Memajukan Gunungguruh

oleh -
Erry Erstanto

Wartawan Wawan AS

Camat Gunungguruh, Erry Erstanto mengandalkan budi daya manggis untuk memajukan ekonomi masyarakat di wilayah yang dipimpinnya. Saat ini, para pembudi daya manggis di Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi telah menjual produknya ke berbagai daerah dan kontrak ekspor dengan beberapa negara seperti China.

banner 970x90

“Sentral produksi buah manggis ada di Desa Cibolang,  tapi manggis juga dihasilkan di desa-desa lain yang ada di Gunungguruh,” kata Erry dalam wawancara khusus pada sosialisasi penerbitan Majalah Saba Desa edisi Hari Jadi ke-149 Kabupaten Sukabumi di salah satu restoran di Jalan KH. Ahmad Sanusi Kota Sukabumi, Rabu (7/8/2019) malam.

Kantor Kecamatan Gunungguruh tidak setengah hati dalam menggalakkan produksi buah manggis secara besar-besaran di kalangan pemilik kebun dan ladang. Saat ini, Kecamatan Gunungguruh merupakan wilayah dengan produksi buah manggis terbesar di Kabupaten Sukabumi. Para petani setempat telah dapat menikmati hasil dari budi daya manggis tersebut.

Salah satu wujud keseriusan Erry dalam mengembangkan budi daya manggis adalah penanaman 100 pohon manggis dari varietas unggul yang dibiayai oleh program Peningkatan Partisipasi Pembangunan Kecamatan (PPPK). Lokasinya  di Desa Cibolang.

“Manggis dari Gunungguruh terkenal dengan sebutan Manggis Elok. Rasa dan kualitasnya bisa bersaing dengan manggis dari dari daerah lain,” ujar Erry.

Kontrak ekspor dengan pemilik industri makanan di China, kata dia, berlanjut setiap tahun. Boleh dikatakan seluruh hasil panen Manggis Elok terjual habis oleh pasar lokal maupun internasional. Karena itu Kantor Kecamatan Gunungguruh tertantang untuk meningkatkan kuantitas pohon manggu untuk memenuhi permintaan pasar. Erry yakin budi daya manggis dapat memicu kemajuan di kecamatan tersebut.

Sementara itu dalam penjelasannya, pemimpin redaksi yang juga penanggung jawab finansial Majalah Saba Desa, Haidir Dahlan menyebutkan, media massa yang diterbitkannya memiliki ciri khas kertas lux dan full color. Dia membiayai penerbitan majalah tersebut dengan biaya sendiri, tanpa meminta bantuan dana sepeser pun dari pihak lain.

Tujuannya, ujar Haidir, semata-mata ingin menggali potensi SDM, wilayah, dan pemerintahan di Kabupaten Sukabumi untuk diperkenalkan kepada masyarakat, daerah lain, dan dunia bahwa Kabupaten Sukabumi memiliki peluang besar untuk menjadi daerah yang maju. (*)

Print Friendly, PDF & Email