Belasan Dalang Meriahkan Binojakrama Padalangan

oleh -
Pembukaan Binojakrama Padalangan tingkat Kabupaten Sukabumi tingkat 2019 di Lapang Badak Putih, Desa Jagamukti, Surade.

Wartawan Dicky Sopyan

Belasan dalang wayang golek memeriahkan kegiatan Binojakrama Padalangan tingkat Kabupaten Sukabumi tahun 2019 bertempat di Lapang Badak Putih di Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi. Pada kegiatan lomba tersebut, para dalang akan berupaya untuk menjadi dalang terbaik se-Kabupaten Sukabumi.

banner 970x90

“Para dalang yang menjadi peserta kegiatan ini akan bersaing untuk menjadi dalang terbaik,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dibudpora) Kabupaten Sukabumi, Iwan Kusdian pada pembukaan Binojakrama Padalangan, Rabu (7/8/2019).

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari sampai dengan Kamis (8/8/2019). Para dalang yang menjadi peserta Binojakrama Padalangan merupakan spesialis wayang golek purwa yakni yang membawakan cerita hasil kreasi dengan mengacu pada kisah epik Mahabarata dan Ramayana.

Para peserta binojakrama itu terdiri dari Dede Permadi dari Kecamatan Cikidang, Madi S Permana (Waluran), Iman Rusmanda (Kadudampit), Wawan Permana (Ciemas),  Candita Nugraha (Nagrak), A. Purwanda (Nagrak), dan Adans Sopyan (Warungkiara).

Selanjutnya Engkus Kusnadi (Surade), Rd Taten Sumpena (Simpenan), Asep Sujana (Simpenan), Yudi (Kalapanunggal), dan empat dalang dari Kecamatan Cikembar yaitu Damin Suryadi, Usep K Kusnandar, Suherman, dan Dadang Ginanjar Sunarya.  

“Dalang yang menjadi juara pertama dan kedua akan mewakili Kabupaten Sukabumi pada kegiatan yang sama  tingkat Jawa Barat. Mereka dinilai oleh sejumlah juri profesional yang mengerti seni dan seluk-beluk pedalangan,” ujar Iwan.

Binojakrama Padalangan, kata kepala dinas, merupakan bagian dari upaya melestarikan seni budaya Sunda. Bagaimanapun wayang golek purwa harus dilestarikan.

“Selain untuk hiburan, wayang golek merupakan media komunikasi untuk menyampaikan pesan kebaikan kepada masyarakat. Seni wayang golek juga berfungsi sebagai media dakwah,” ujar Iwan. (*)

Print Friendly, PDF & Email