Pemdes Parungkuda Bagikan Bansos Kabupaten Tahap Pertama

oleh -
Kepala Desa Parungkuda Didih Jaenudin menyerahkan bansos kabupaten secara simbolis kepada salah satu penerima bantuan.

Wartawan Joko Samudro

Pemdes Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan sosial dari Pemkab Sukabumi atau biasa disebut bansos kabupaten tahap pertama untuk bulan Juni 2020. Pembagian bansos tersebut digelar di aula balai desa setempat, Senin (8/6/20200.

banner 970x90

“Alhamdulillah, pemabagian bansos kabupaten tahap pertama berjalan dengan lancar. Dalam kegiatan ini kami juga menerapkan aturan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Virus Corona. Semuanya wajib mengenakan masker dan menjaga jarak satu dengan yang lainnya,” kata Kepala Desa Parungkuda, Didih Jaenudin di tengah kesibukan pembagian bansos.

Jumlah penerima bansos kabupaten di Desa Parungkuda, ujar Didih, mencapai 500 orang. Para keluarga penerima manfaat (KPM) bansos kabupaten menerima uang tunai sebesar Rp600 ribu dari petugas PT Pos Indonesia. Nama mereka terdaftar secara ekslusif dalama arti tidak tercantum pada daftar penerima bansos dari pemerintah pusat, provinsi, dan BLT desa.

Penyerahan bansos kabupaten di aula Balai Desa Parungkuda disertai penerapan aturan protokol kesehatan, warga harus mengenakan masker dan duduk dengan menjaga jarak.

Didih mengharapkan para KPM dapat memanfaatkan bansos yang diterimanya dengan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga. Mudah-mudahan, kata dia, dengan adanya bansos tersebut, beban hidup KPM penerima bansos kabupaten yang nyata-nyata terdampak wabah Covid-19 dapat lebih ringan.

“Ini baru bansos tahap pertama untuk bulan Juni. Semuanya dua tahap, satu lagi nanti bulan Juli tahun 2020. Jadi besar bantuan yang diterima KPM selama dua bulan mencapai Rp1,2 juta,” tutur kades.

Tidak lupa Didih pun menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang telah menyalurkan bansos untuk meringankan beban warganya yang terdampak wabah Covid-19.

“Kami harapkan, penyaluran bansos kabupaten tahap II dapat lebih lancar dan tepat waktu,” kata Didih.  

Salah seorang penerima bansos kabupaten, Ibu Anang yang tinggal di Kampung Sukaasih RT 03 RW 05 Desa Parungkuda menyatakan, bantuan yang diterimanya akan digunakan untuk menutupi kebutuhan pokok sehari-hari. Dia tidak akan menggunakan dana tersebut untuk keperluan yang tidak terlalu penting seperti membeli pulsa atau belanja perhiasan.  

“Atas nama keluarga, saya  mengucapkan terima kepada Bapak Kades Didih yang telah memperjuangkan saya sampai bisa mendapatkan bantuan ini,” ungkap Ibu Anang. (*)

Print Friendly, PDF & Email