Aman, Persediaan Beras untuk Tiga Bulan ke Depan

oleh -
Selama bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1440 Hijriyah, para pedagang beras di Sukabumi tidak akan mengalami kekurangan beras karena persediaan komoditas pangan utama tersebut dijamin cukup oleh Perum Bulog untuk tiga bulan ke depan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Persediaan beras untuk tiga bulan ke depan di wilayah Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur dijamin dapat memenuhi permintaan masyarakat.  Saat ini, persediaan yang tersimpan di gudang Perum Bulog Sub Divre (Divisi Regional) Cianjur yang wilayah kerjanya meliputi Cianjur dan Sukabumi mencapai 2.600 ton.

banner 970x90

“Stok beras di gudang kami bisa memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat di tiga daerah. Kami menjamin ketersediaan dan stok beras di Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur dalam keadaan aman untuk jangka tiga bulan ke depan, terlebih untuk memenuhi kebutuhan bulan Ramadhan dan Idul Fitri nanti,” kata Wakil Kepala Perum Bulog Sub Divre Cianjur, Desi Asmiati kepada wartawan, Rabu (8/5/2019).

Untuk itu, Desi meminta masyarakat di Sukabumi dan Cianjur tidak perlu khawatir akan kehabisan beras di kios-kios. Bulog, kata dia, akan segera mengirimkan beras ke para pedagang besar dan pengecer ketika terjadi kelangkaan beras di pasar. Dalam jangka waktu sekitar 90 hari, ketersediaan dan stok beras dalam keadaan aman dan terkendali.

“Selain menjamin persediaan, kami juga dapat memastikan harga beras terutama  terutama untuk beras premium dan medium relatif stabil. Untuk harga beras premium stabil di kisaran Rp10 ribu perkilogram, sedangkan untuk beras medium antara Rp8.700 sampai dengan Rp9 ribu perkilogram,” tutur Desi.

Sementara untuk ketersediaan daging, Perum Bulog menyediakan daging beku yang dapat dibeli oleh masyarakat. Sebagaimana halnya beras, persediaan dan harga daging beku pun dalam keadaan aman dalam arti bisa memenuhi kebutuhan masyarakat. Harganya pun terjangkau oleh masyarakat luas yaitu Rp80 ribu perkilogram.

Daging beku bisa dijadikan alternatif untuk memenuhi kebutuhan daging sapi biasa yang harganya di atas Rp100 ribu perkilogram. Bulog, kata dia, akan terus berupaya untuk menyediakan bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan dan permintaan masyarakat.

“Perum Bulog memiliki program Rumah Pangan Kita yang bekerja sama dengan warung-warung di pemukiman masyarakat. Tujuan program ini antara lain untuk membantu masyarakat dalam menyediakan komoditas pangan dengan harga yang terjangkau,” tuturnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email