LPPM IPB Tawarkan Sekolah Peternakan Rakyat di Sukabumi

oleh -
Wakil Kepala LPPM IPB, Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, S.Pi. (kanan) menyerahkan brosur program mahasiswa, dosen, dan alumni yang dimiliki IPB kepada Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami.

Wartawan USEP MULYANA (Kowasi)

Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) menawarkan berdirinya Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) di Kabupaten Sukabumi. Melalui sekolah lapangan tersebut diharapkan merupakan awal kemajuan sektor peternakan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Wacana sekolah peternakan tersebut disampaikan Wakil Kepala LPPM IPB, Prof. Dr. Sugeng Heri Suseno, S.Pi. pada audensi dengan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami di Pendopo Sukabumi, Jumat (8/3/2019) siang. Di IPB, kata Heri, SPR dijadikan salah satu program pengabdian kepada masyarakat.

“Sekolah Peternakan Rakyat ini merupakan program dosen dan alumni,” kata dia. 

IPB memiliki program pengabdian pada masyarakat untuk mahasiswa, dosen, dan alumni. Untuk mahasiswa, selain KKN juga ada kegiatan tematik seperti IPB Goes to Field, SUIJI-SLP, KKN-Kebangsaan, dan ASEAN-SLP.

Sementara untuk dosen dan alumni, selain SPR juga ada program Klinik Pertanian Nusantara, Stasiun Lapang Agro Kreatif (SLAK), Pos Pemberdayaan Keluarga (POSDAYA), IPB Cyber Extension-Tani Center, IPB Peduli Bencana, Kemitraan Kampus Desa, Dosen Mengabdi, dan Guru Besar Mengabdi.

“SPR yang merupakan program pengabdian dosen dan alumni bertujuan untuk mencerdaskan peternak melalui sekolah rakyat,” tuturnya.

Menanggapi tawaran tersebut, Bupati Sukabumi mengatakan, di wilayah Kabupaten Sukabumi banyak lahan yang belum termanfaatkan secara efektif. Dengan potensi tersebut, SPR bisa berkembang dan membantu para peternak dalam meningkatkan kapasitas usahanya. Marwan akan melakukan penetrasi untuk menggali potensi tersebut melalui Dinas Peternakan. 

“Mudah-mudahan  sekolah lapangan seperti Sekolah Peternakan Rakyat bisa mengungkit kesejahteraan masyarakat dengan potensi yang ada,” ujar bupati.

Marwan menambahkan, pemda telah berupaya mendorong terwujudnya beberapa program peternakan di lahan perkebunan yang tidak terpakai. Salah satunya dengan mendirikan agrowisata yang di dalamnya terdapat peternakan sapi perah.

“Kami mengharapkan adanya kerja sama pengelolaan Sekolah Peternakan Rakyat dapat menjadi awal kemajuan sektor peternakan. Melalui sekolah tersebut, para peternak dapat meningkatkan kesejahteraannya. Kami juga menginginkan Kabupaten Sukabumi menjadi sentra peternakan untuk sapi potong,” tambahnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email