Tahun Depan Pengelolaan Parkir Dilelang Kembali

oleh -
Rudi Hartono

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pengelolaan parkir pada 2020 mendatang di Kota Sukabumi akan diserahkan kembali ke pihak ketiga melalui proses lelang yang adil dan transparan. Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi melalui UPT Parkir akan membentuk panitia kecil yang bertugas untuk membuat draf KAK (Kerangka Acuan Kerja) dan PKS (Perjanjian Kerja Sama).

banner 970x90

“Sesuai arahan dari tim TKSD atau Tim Kerja Sama Daerah, kami harus membentuk panitia kecil untuk menseleksi calon mitra pengelolaan parkir,” kata Kepala UPT Parkir Dishub Kota Sukabumi, Rudi Hartono saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.  

Panitia seleksi terdiri dari berbagai unsur pemerintahan di lingkungan Pemkot Sukabumi. Unsur-unsur dimaksud antara lain Kesbangpol, Bagian Hukum, dan Bagian Pengadaan Barang dan Jasa. 

“Target kami, lelang pengelolaan parkir dapat diselesaikan pada bulan Juni 2020. Selama menunggu proses lelang tersebut, pengelolaan parkir masih ditangani oleh kami,” kata dia.

Untuk mengejar target tersebut, lanjut Rudi, UPT Parkir akan mengundang unsur-unsur terkait untuk membahas pembentukan panitia seleksi dalam waktu dekat ini. Rudi yakin, proses pembentukan panitia seleksi tidak akan mengalami hambatan, semuanya akan berjalan dengan lancar sesuai dengan arahan dan harapan kepala daerah.

“Kepala daerah mengharapkan pelaksanaan lelang dilakukan sesuai dengan aturan untuk menseleksi pihak ketiga yang dianggap terbaik dan termampu mengelola parkir di wilayah Kota Sukabumi,” ujar Rudi.

Nantinya ketika pengelolaan parkir ditangani oleh pihak ketiga, UPT Parkir beralih tugas menjadi pengawas di lapangan. Pengawasan yang dilakukan jajaran UPT Parkir menyangkut penyetoran hasil retribusi parkir dan segi lainnya berdasarkan pasal-pasal yang tercantum di dalam PKS. 

Selama rentang waktu pengelolaan parkir sampai dengan bulan November, UPT Parkir bisa menyetorkan retribusi parkir sebesar Rp2,7 miliar. Rudi yakin, sampai dengan bulan Desember 2019, pendapatan dari retribusi parkir dapat mencapai sekitar Rp2,9 miliar. Menurut dia, setoran sebesar itu melampaui target yang ditetapkan. (*)

Print Friendly, PDF & Email