Peringati Hari Anak, Siswa Desa Cibima Belajar Tiga Jam di Luar Kelas

oleh -
Ketika berada di luar kelas selama tiga jam, para siswa SDN Desa Cibima mengikuti berbagai kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anak Internasional.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Sejalan dengan tema peringatan Hari Anak Internasional (HAI) tahun ini yang diperingai Kamis (7/11/2019), para siswa SDN Dewi Sartika Cipta Bina Mandiri (Desa Cibima) belajar di luar kelas selama tiga jam. SDN Desa Cibima termasuk salah satu sekolah yang ditunjuk Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi untuk menerapkan sistem belajar di tempat terbuka tersebut dalam rangka HAI.

Para siswa Desa Cibima kelas 1 sampai dengan kelas 6 mengawali kegiatan belajar di luar kelas dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya dalam format tiga stansa. Mereka menyanyikan lagu kebangsaan tersebut dengan penuh ceria. Dari wajah mereka terpancar semangat patriotisme dan cinta tanah air dengan suara lantang dan intonasi yang jelas dan tegas.

Setelah menyanyikan Indonesia Raya, para siswa mengikuti senam ceria. Tidak ketinggalan para orang tua ikut serta memeriahkan senam tersebut. Selepas senam, mereka mengikuti permainan tradisional seperti tarik tambang, lomba bakiak, permainan congklak, dan main karet.

“Kami sengaja memasukkan permainan tradisional pada peringatan Hari Anak Internasional ini dengan tujuan untuk menjaga kelestarian permainan tersebut agar tidak punah ditelan zaman. Alhamdulillah, kegiatan tiga jam di luar berjalan lancar dan anak-anak mengikutinya dengan ceria,” kata Wakil Kepala SDN Desa Cibima Bidang Kesiswaan, Hj. Nani Zahara ketika ditemui di tempat kegiatan peringatan HAI.

Kegiatan peringatan HAI di SDN Desa Cibima, ujar Nani, juga diisi dengan  pencanangan makan sehat dan silahturahmi antara dewan kelas, para guru, dan perwakilan orang tua lewat perlombaan.

“Peringatan Hari Anak Internasional baru tahun ini digelar tahun ini sesuai dengan pencanangan dari pemerintah pusat ke daerah,” tutur Nani.

Kegiatan di luar kelas, ujar dia, dapat menumbuhkan semangat anak-anak untuk terus belajar dengan tekun. Mereka terhindar dari kejenuhan. 

“Setelah tiga jam belajar di halaman sekolah, para siswa kembali lagi ke dalam kelas untuk menganalisa dan menyimpulkan kegiatan-kegiatan di luar kelas yang diikutinya kepada guru masing-masing,” terang Nani. (*)

Print Friendly, PDF & Email