Bupati: Kawasan Geopark Harus Terkoneksi Angkutan Umum

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (kiri) ketika menerima Kepala BPTD IX Jabar, Dandun Prakosa dan rombongan yang bersilaturahmi ke Pendopo Sukabumi.

Wartawan Aep Saepudin  

Keindahan panorama dan kekayaan alam di kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu belum dapat dinikmati secara luas oleh masyarakat, khususnya wisatawan. Penyebabnya sebagian besar objek destinasi di geopark belum terakses angkutan umum. Oleh karena itu perlu dikembangkan sistem transportasi publik yang mengakses ke kawasan tersebut.

banner 970x90

Hal itu dikatakan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami saat menerima rombongan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) IX Jawa Barat Kemenhub di Pendopo Sukabumi, Kamis (6/8/2020). Menurut bupati, salah satu solusi untuk menyelesaikan permasalahan angkutan publik ke geopark tersebut adalah penyelenggaraan angkutan perintis oleh Damri.

“Potensi pariwisata di Kabupaten Sukabumi khususnya geopark hanya bisa dilihat oleh wisatawan yang memiliki kendaraan roda dua dan empat. Dengan demikian perlu disediakan angkutan umum yang terkoneksi ke geopark,” ujar bupati.

Rintisan angkutan umum oleh Damri diperlukan untuk mengantarkan wisatawan yang tidak memiliki kendaraan bermotor. Banyak tujuan wisata di selatan seperti Pantai Ujunggenteng yang membutuhkan akses tranportasi umum agar lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung ke sana.

“Pantai Ujunggenteng membutuhkan transporrtasi umum. Terkoneksinya daerah pariwisata dengan angkutan umum akan berdampak besar, terutama bagi perekonomian masyarakat,” kata Marwan.  

Rintisan angkutan publik tersebut, lanjut bupati, secara langsung maupun tidak langsung bisa mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Di tempat yang sama Kepala BPTD IX Jabar Dandun Prakosa mengatakan objek pariwisata di Kabupaten Sukabumi, termasuk kawasan geopark sangat banyak jumlahnya. Pihaknya mendukung gagasan untuk menggabungkan pelayanan angkutan perintis untuk meningkatkan akses ke berbagai destinasi pariwisata.

“Di Sukabumi sudah ada empat trayek angkutan perintis Damri yang menghubungkan beberapa kecamatan,” kata Dandun. 

Pada silaturahmi di Pendopo itu, selain membahas pelayanan angkutan perintis untuk mendukung pariwisata, Dandun juga membicarakan perlunya kelayakan fasilitas jalan  terutama ruas jalan nasional. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Sukabumi untuk pemasangan rambu lalu lintas dan lampu penerangan jalan. (*)

Print Friendly, PDF & Email