Sanksi Pelanggar Pasal Parkir Diterapkan Secara Bertahap

oleh -
Petugas Dinas Perhubungan menempelkan stiker pemberitahuan pelanggaran yang dilakukan pengemudi kendaraan terhadap Perda tentang Penyelenggaraan Perhubungan.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Penegakan Perda Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perhubungan, khususnya Pasal 28 yang mengatur perparkiran dilakukan secara bertahap di sejumlah ruas jalan di Kota Sukabumi. Para petugas langsung menjatuhkan sanksi kepada pemilik kendaraan yang melanggar pasal tersebut seperti memarkirkan kendaraan di zona larangan parkir.

banner 970x90

“Penegakan Perda tentang Penyelenggaraan Perhubungan kami lakukan secara bertahap di beberapa ruas jalan. Sementara ini kami fokus di pusat keramaian yakni Jalan Jenderal Ahmad Yani,” kata  Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) pada Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi, H. Imran Whardani ketika dihubungi wartawan, Rabu (7/8/2019).

Nantinya, Pasal 28 tersebut akan diimplentasikan di semua ruas jalan sesuai dengan amanat Perda 5/2018. Dalam menerapkan pasal itu, para petugas tidak segan-segan menjatuhkan sanksi berupa penggembosan, pencabutan pentil, penggembokan, atau penderekan secara paksa. Dishub menempatkan para petugasnya di sepanjang Jalan A. Yani.

“Sebelumnya kami telah melakukan sosialisasi ke masyarakat melalui banner dan media lain terkait pemberlakuan sanksi bagi yang melanggar aturan parkir. Penegakan aturan parkir ini penting dilakukan sebagai upaya untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar,” ujar Imran.

Sanksi tegas kepada pemilik kendaraan yang memarkirkan mobil atau sepeda motornya di tempat terlarang itu mulai diberlakukan Senin (5/8/2019) lalu. Pada hari pertama dan kedua, puluhan  kendaraan roda dua dan roda empat terjaring operasi petugas gabungan Dishub, Polisi, TNI, dan Satpol PP karena diparkir di zona terlarang.

“Dalam menjalankan tugas ini, anggota kami  tidak diam di satu titik, tapi bergerak ke berbagai tempat. Di Jalan Juanda ada delapan orang yang bertugas, sedangkan di Jalan Ahmad Yani disiagakan petugas yang berjaga dalam dua shif. Para petugas juga aktif berpatroli,” jelas dia.

Ruas-ruas jalan yang didatangi oleh petugas patroli gabungan antara lain Jalan A. Yani, Jalan Gudang,  Jalan Laksmana RE Martadinata, Jalan Siliwangi, Jalan R. Syamsudin, S.H., Jalan Surya Kencana, dan Jalan Ir. H. Juanda. Patroli gabungan akan terus berlanjut sampai tingkat pelanggaran pengguna kendaraan bermotor menurun. (*)

Print Friendly, PDF & Email