Sekda Tegaskan, Kabupaten Sukabumi Harus Bisa Laksanakan AKB

oleh -
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri menyampaikan pengarahan pada monitoring penanganan Covid-19 menuju AKB di Kantor Kecamatan Bantargadung.

Wartawan Nanang Setiana Aep Saepudin (Kowasi)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Iyos Somantri menegaskan, Kabupaten Sukabumi harus bisa melaksanakan AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) atau new normal. Dalam AKB, pemerintah dan masyarakat mesti disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penyeabran Virus Corona.

banner 970x90

Pernyataan sekda itu disampaikan ketika memimpin monitoring penanganan Covid-19 menuju AKB di Kantor Kecamatan Bantargadung, Senin (6/7/2020). AKB, ujar Iyos, ditindai dengan pola hidup yang bersandar dan berstandar protokol kesehatan guna menekan penularan Covid-19.

“Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sukabumi memiliki pengalaman empat kali PSBB untuk memasuki AKB,” kata sekda.

Karena itu, lanjut dia, harus ada pencermatan dalam melaksanakan kewajiban terkait AKB. Penanganan pasien Covid-19 tetap dilaksanakan di ruang isolasi dengan baik. Masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan setiap waktu dan tempat.

“AKB menjadi perilaku bagi semua kalangan masyarakat dan protokol standar harus menjadi bagian dari PHBS,” kata Iyos.

Masyarakat diimbau untuk menjaga jarak, terus menggunakan masker, dan selalu mencuci tangan dengan air yang mengalir. Hal ini penting agar Kabupaten Sukabumi tidak bergeser ke level sebelumnya yakni PSBB. Kita harus menjaga disiplin, meskipun PSBB sedikit dilonggarkan supaya tidak terjadi penambahan pasien,” ujar dia.

Pada monitoring itu sekda menyerahkan KTP sebanyak 77 lembar secara simbolis kepada Kepala Desa Bantargebang.

Hadir dalam kegiatan itu Kabag Tapem, Kabid P2P Dinkes, Kabid KL BPBD, Sekretaris Satgas Covid 19, Camat Bantargadung, dan para kades se-Kecamatan Bantargadung. (*)  

Print Friendly, PDF & Email