RSUD Sekarwangi Dilengkapi Pelayanan Kedaruratan Berbasis Call Center

oleh -
Bupati Sukabumi bersama sejumlah kepala perangkat daerah dan direksi RSUD Sekarwangi pada pengenalan pelalayanan kedaruratan PSC.

Wartawan Nanang Setiana  

Sebagai upaya optimalisasi penanggulangan darurat terpadu, Pemkab Sukabumi menyediakan layanan kesehatan Public Safety Center (PSC) dengan nomor 119. Layanan ini merupakan layanan cepat tanggap darurat kesehatan dengan mekanisme pelayanan untuk korban/pasien gawat darurat yang terintegrasi dan berbasis call center.

banner 970x90

Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami saat memberikan arahan pada acara pengenalan sistem PSC di RSUD Sekarwangi, Senin (6/7/2020). Terobosan pelayanan publik di bidang kesehatan tersebut, ujar bupati, merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Sukabumi dalam penyediaan layanan sektor kesehatan bagi masyarakat.

“Salah satu tujuan PSC adalah untuk mengurangi dan menyelamatkan korban bencana. Dalam penanganan bencana diperlukan cara penanganan yang jelas, efektif, efesien, dan terstruktur untuk mengatur segala sesuatu yang berkaitan dengan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana,”  jelasnya

Dalam penerapan sistem penanggulangan gawat darurat terpadu itu, tambahnya, RSUD Sekarwangi harus memperhatikan faktor-faktor pendukung.

“Pelaksanaan program public safety center ini harus disertai kesamaan pola tindak dalam penanganan kasus gawat darurat. Tim PSC harus merespon dengan cepat dan harus memperthatikan pelayanan prima,” ujarnya. 

Sementara itu Koordinator Layanan PSC RSUD Sekarwangi, Gatot Sugiarto mengatakan bahwa program tersebut bertujuan untuk menjamin terlaksananya pelayanan gawat darurat sehari hari.

“Dengan program ini, penanganan korban bisa dengan cepat dan tepat termasuk terlaksananya evakuasi dengan segera,” kata Gatot. 

PSC, ujar dia, ditekankan pada upaya untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pertolongan segera. Manfaat besar dari PSC bagi masyarakat dan petugas medis adalah terciptanya safe community dalam penyelenggaraan pelayanan gawat darurat medis/non medis yang cepat, tepat, aman,  dan profesional.

“Layanan ini juga dapat menurunkan angka kecacatan dan kematian pra rumah sakit seperti pada kecelakaan dan serangan jatung,” jelasnya. 

Pada kegiatan itu bupati didampingi para kepala perangkat daerah, Dirut RSUD Sekarwangi, Camat Cibadak,  dan tamu undangan. Di ujung acara bupati meninjau coment centre dan simulasi pertolongan segera. (*)

Print Friendly, PDF & Email