Jalur Sukabumi-Cicurug Macet Parah, Warga Rindukan Tol Bocimi

oleh -
Selepas Idul Fitri, selama H+1 dan H+2, jalur utara Kabupaten Sukabumi antara Cibadak dan Cicurug dilanda kemacetan pada sore hari.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Arus lalu lintas antara Cicurug sampai Sukabumi pada H+2 Idul Fitri 1440 Hijriyah, Jumat (6/6/2019) tersendat-sendat. Kendaraan dari berbagai arah memadati ruas jalan di sepanjang Cicurug dan Sukabumi sehingga kemacetan pun tidak dapat dicegah dari kedua arah. 

banner 970x90

Khoerul Anwar (29) warga Kelurahan Cibeureum Hilir,  Kacamatan Cibeureum, Kota Sukabumi harus menghabiskan waktu 4,5 jam dari Cicurug sampai Sukabumi. Dalam keadaan normal dan lancar, perjalanan dari kecamatan paling ujung di Kabupaten Sukabumi itu sampai Kota Sukabumi paling lama 1,5 jam.

“Dalam perjalanan pulang ke Sukabumi, macetnya sangat parah. Beberapa kali saya harus menghentikan mobil karena terhalang oleh antrean kendaraan. Perjalanan ditempuh dengan laju merayap,” kata Khoirul ketika baru saja sampai di Kota Sukabumi.

Untuk menghindari kemacetan, Khoirul masuk ke jalan alternatif, baik di Cicurug maupun di kawasan Cibadak. Namun tetap saja jalan alternatif pun tidak luput dari kemacetan.

“Banyak kendaraan dari utara yang mengarah ke Nagrak, Cikidang, dan Palabuhanratu. Mungkin mau mengisi liburan di tempat-tempat wisata. Kebanyakan kendaraan berleter B dan F Bogor,” ujar dia.

Kemacetan makin diperparah dengan hadirnya pasar malam tahunan yang dipenuhi warga sejak sore hari di sekitar Karangtengah, Kecamatan Cibadak. Tumpahan pengunjung pasar malam meluber hingga ke badan jalan sehingga kian meningkatkan kemacetan.

Walaupun banyak petugas dari kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat berjaga di sepanjang jalan, kemacetan tidak juga terurai. Khoirul hanya bisa pasrah selama menempuh perjalanan ke Sukabumi dengan harapan bisa cepat dan selamat tiba di rumahnya.

“Menghadapi keadaan seperti ini, solusinya hanya Tol Bocimi segera diselesaikan mulai seksi II, III, dan IV. Semoga pembangunan tahap selanjutnya dari jalan tol tersebut bisa berjalan dengan lancar karena warga sangat merindukan hadirnya jalan tol,” tuturnya. (*)

Print Friendly, PDF & Email