Komunitas Penambang Sukabumi Gulirkan Program Peduli Sosial

oleh -
Para pengurus dan anggota Komunitas Penambang Sukabumi bersatu padu untuk menggulirkan program-program sosial dan pemberdayaan yang memberikan manfaaat bagi masyarakat.

Wartawan Dicky Sopyan

Kiprah dan kepedulian Komunitas Penambang Sukabumi (KPS) terhadap urusan sosial dan kemajuan desa tidak perlu diragukan lagi. Dalam waktu dekat ini, KPS akan menyerahkan mobil ambulans kepada Pemdes Kerjayaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi untuk membantu warga yang sakit atau akan melahirkan.  

banner 970x90

“Rencananya penyerahan ambulans akan dilaksanakan pada tanggal 19 September 2019 di lapangan olahraga Desa Kertajaya. Kami akan mengundang Pak Bupati dalam acara tersebut,” kata Ketua KPS, Dede Kusdinar yang biasa disapa Oding kepada wartawan, Jumat (6/9/2019).

Pada penyerahan mobil ambulans, KPS juga akan membagikan santunan  kepada anak-anak yatim, penghuni panti jompo, dan kaum dhuafa lainnya. Tidak hanya itu, KPS juga akan meluncurkan program beasiswa bagi siswa SMP, M.Ts., dan SMK yang berdomisili di Desa Kertajaya.  

Jauh sebelum mempunyai rencana memberikan mobil ambulans kepada desa, KPS telah melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat. KPS  ikhlas menyumbangkan bantuan berupa uang sebesar Rp20 juta untuk PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional) ke panitia di tingkat Desa Kertajaya.

“Pada hari Idul Adha lalu, kami menyerahkan hewan kurban berupa 6 ekor domba ke enam masjid,” ujar Oding.  

Untuk meningkatkan ekonomi anggota dan masyarakat, KPS mengelola dua koperasi yakni KMS dan Koperasi Mandiri Pakidulan (Kompak). Di dua koperasi tersebut terdapat 70 pengurus yang bekerja siang dan malam untuk mensejahterakan anggota dan memberdayakan masyarakat.

“Uang yang kami kelola di koperasi dan disumbangkan untuk kepentingan sosial serta keagamaan merupakan hasil  dari kegiatan penambangan emas di wilayah Desa Kertajaya,” jelas dia.  

Sementara ini, bantuan dipioritaskan untuk Desa Kertajaya. Ke depan terbuka kemungkinan desa-desa yang lainnya juga mendapat giliran untuk menerima bantuan. Oding dan rekan-rekan juga memiliki obsesi mendirikan SMK Pertambangan di Desa Kertajaya. (*)

Print Friendly, PDF & Email