Haji Deni Jumbo Tidak Ridho Nama Sapu Jagat Dicatut untuk Proyek

oleh -
Ketua Poskab Sapu Jagat Kabupaten Sukabumi, H. Deni Jumbo.

Wartawan Alwan Abdul Makki

Ketua Persatuan Olah Raga Silat Kabatinan (POSKAB) Sapu Jagat  Kabupaten Sukabumi, H. Dedi Jumbo mensinyalir adanya oknum-oknum yang menyalahgunakan nama perguruan untuk kepentingan pribadi. Menurut Deni, oknum-oknum tersebut mencatut nama Sapu Jagat untuk keperluan bisnis. Dia berjanji akan menindak para pencatut nama perguruan itu.

banner 970x90

“Kami tidak melarang mereka atau siapapun untuk memiliki usaha atau berbisnis. Silahkan saja selama usaha yang dijalankannya profesional dan proporsional. Tindakan yang tidak diperbolehkan itu adalah mencatut nama perguruan Sapu Jagat yang dikaitkan dengan proyek dinas atau swasta,” kata Deni kepada wartawan, Senin (6/7/2020). 

Sampai kapan pun dia tidak akan ridho terhadap pencatutan nama Sapu Jagat oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Dirinya diberi amanah oleh oleh guru pusat dan keluarga besar Almahum KH. Anwarullah selaku pendiri POSKAB Sapu Jagat untuk membesarkan dan menjaga nama baik perguruan.

“Saya tidak ridho jika ada oknum jamaah yang mencari panggung dan sengaja berlindung di Sapu Jagat sampai menjual-jual nama perguruan demi mencari keuntungan pribadi,” ujar Deni.

Terhadap orang-orang yang menjual-jual nama Perguruan Sapu Jagat untuk kepentingan pribadi, dia tidak akan segan-sagan mengambil tindakan atau sanksi yang tegas. Bila tidak ada pilihan, Deni tidak akan ragu menyuruh mereka untuk menanggalkan baju Sapu Jagat yang dipakainya.      

“Harus diingat dan diketahui, perguruan ini didirikan dengan jerih payah oleh guru besar kita Almarhum Kiai Haji Anwarullah. Berkat perjuangan beliau, di setiap kota dan kabupaten di Nusantara terbentuk guru-guru cabang, bahkan ada cabang di luar negeri,” tuturnya.

Tentunya perjuangan guru besar dan pendiri Sapu Jagat harus dihargai dan dihormati   oleh seluruh ikhwan jamaah. KH. Anwarullah telah mengorbankan tenaga, harta, bahkan nyawa untuk membesarkan nama perguruan. 

“Maka kami tidak ridho jika ada oknum yang sengaja mau mengotori perguruan ini. Amanah guru besar kepada kami semua sebelum beliau wafat ialah agar jamaah mampu mengamalkan Thoriqoh Anfasiyah dengan sebaik-baiknya,” ungkap dia.

Salah satu ajaran yang paling penting dari Thoriqoh Anfasiyah adalah ikhlas dalam beramal dan beribadah. Kata ‘ikhlas’ tertulis pada logo Poskab Sapu Jagat, lanjutnya. Semua hal yang dilakukan manusia harus ikhlas karena Allah SWT. Silahkan mencari nafkah melalui jalan bertani, berdagang, berbisnis, menjadi pegawai negeri atau swasta, atau jalan lainnya.

“Yang penting semuanya diniatkan lilahi taala, ikhlas. Jadi para ikhwan jamaah harus ikhlas menjaga nama baik dan membesarkan Sapu Jagat,” kata Deni.

Atas amanat yang diterimanya, dia merasa punya tanggung jawab yang besar terhadap nama baik perguruan. Terkait dengan hal itu langkah pertama yang akan dilakukannya adalah menjadikan seluruh jamaah Sapu Jagat untuk memegang teguh prinsip sami’na wa’atona atau mendengar dan mentaati nasihat dan perintah guru, baik pusat maupun guru cabang.

“Jamaah harus bergerak dalam satu komando. Selain itu, semua ikhwan jamaah Sapu Jagat harus memiliki rasa kecintaan dan menjujung tinggi serta menjaga nama baik perguruan,” katanya. (*)

Print Friendly, PDF & Email