Pemakaman Purwasari Cicurug Dikunjungi Penziarah Luar Daerah

oleh -
Suasana di pemakaman umum Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi pada H+1 Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Wartawan Iyus Firdaus PWI

Pemakaman umum di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dikunjungi para penziarah dari luar daerah sejak hari H sampai H+1 Idul Fitri 1440 Hijriyah, Kamis (6/6/2019). Walaupun lokasinya cukup jauh dari permukiman penduduk, pemakaman tersebut tetap dipadati penziarah kubur dari pagi hingga petang hari.

banner 970x90

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di pemakaman Purwasari, para pengunjung berasal dari  Kota Sukabumi, Bogor,  Bekasi,  Bandung, sampai Jakarta. Para penziarah luar daerah itu berbaur dengan para penziarah lokal yang berasal dari kawasan Cicurug dan sekitarnya.

Salah satu penziarah yang saban tahun mendatangi pemakaman Purwasari adalah H. Mukri (80), warga Kelurahan Cibeureum Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi. Dia datang ke Purwasari bersama anak, cucu, dan para kerabatnya.

“Sudah menjadi tradisi setiap Lebaran, berziarah ke makam bertujuan untuk mengirim doa ke orang tua saya, mertua, dan para saudara yang sudah meninggal dunia,” kata Mukri.

Sebelum nenetap di Kota Sukabumi, Mukri adalah warga Kaum, Kelurahan/Kecamatan Cicurug. Baginya berziarah ke pemakaman sudah menjadi tradisi dan kebutuhan batiniyahnya. Kalau ziarah belum dilaksanakan, dia seperti ditunggu oleh para ahli kubur.

Mukri juga kerap menyampaikan wejangan kepada anak dan cucunya agar rajin berziarah dan  mengirimkan doa ke ahli kubur, baik setelah sholat maupun saat berada di pemakaman.  

“Jangan pernah putus mendoakan orang tua, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia. Banyak kegunaan dari ziarah ke makam. Selain untuk mendoakan ahli kubur juga untuk melihat kondisi makam. Kalau kuburan dipenuhi sampah dan rumput liar, kita yang masih hidup harus segera membersihkannya,” ujar dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email