Pasar Rakyat Harus Memberikan Kenyamanan dan Keamanan

oleh -
Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami (kiri) menyerahkan nota jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap dua raperda kepada Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, HM. Agus Mulyadi.

Wartawan Usep Mulyana (KOWASI)

Kehadiran pasar rakyat di Kabupaten Sukabumi harus memberikan kenyamanan dan keamanan kepada masyarakat, baik para pedagang maupun pembeli. Karena itu pasar rakyat haruslah selalu dalam kondisi bersih, tertib, aman, dan nyaman untuk melancarkan transaksi dan arus lalu lintas barang di pasar tersebut.

banner 720x90

Hal itu disampaikan Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami ketika menyampaikan jawaban atas  pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Pasar Rakyat di depan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (6/5/2019). Pasar rakyat, kata bupati, merupakan prasarana ekonomi yang menunjang kesejahteraan masyarakat.

Pada rapat yang dilangsungkan di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Jalan Jenderal Ahmad Yani Palabuhanratu itu, bupati juga menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman.

“Raperda tentang Pengelolaan Pasar Rakyat bertujuan untuk mewujudkan pasar rakyat yang bersih, tertib, aman, dan nyaman baik bagi pembeli maupun penjual dalam melakukan transaksi perdagangan barang atau jasa,” kata bupati.  

Berdasarkan raperda yang diajukan ke legislatif, ujar Marwan, pembangunan atau revitalisasi pasar rakyat harus dilaksanakan secara terarah dan berkeadilan. Tujuannya agar wujud fisik bangunan pasar lebih representatif dan proporsional sebagai tempat transaksi antara penjual dan pembeli.

Terkait Raperda Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman, bupati menyampaikan, pemenuhan kawasan perumahan dan kawasan permukiman harus sejalan dengan kondisi dan kebutuhan daerah. Keduanya mesti disesuaikan dengan ketersediaan ruang berdasarkan rencana tata ruang dan wilayah.

banner 720x90

“Ketersediaan perumahan dan kawasan permukiman untuk masyarakat perlu diimbangi dengan ketersediaan lahan. Dalam Raperda yang kami ajukan terdapat aturan dan ketentuan mengenai perumahan dengan hunian berimbang,” ujar bupati.

Sebelum rapat paripurna ditutup, bupati menyerahkan jawaban yang dibacakannya kepada Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, HM. Agus Mulyadi. Di ruang rapat paripurna juga hadir Wakil Bupati Sukabumi, H. Adjo Sardjono beserta para kepala perangkat daerah dan perwakilan Muspida Kabupaten Sukabumi.

Tidak lupa bupati menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat muslim, khususnya yang tinggal di Kabupaten Sukabumi. (*)

Print Friendly, PDF & Email