Badan Akreditasi Nasional Kunjungi PKBM LPMD Cicantayan

oleh -
Pimpinan dan pengelola PKBM LPMD, Ustadz Endin (paling kiri) ketika mengikuti dialog dengan Tim Asesor dari BAN PAUD PNF Provinsi Jawa Barat dalam rangkaian visitasi akreditasi.

Wartawan AEP SAEPUDIN 

Badan Akreditasi Nasional (BAN) PAUD dan Pendidikan Non-Formal (PNF) Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kunjungan ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Langkah Prima Masa Depan (LPMD) di Kampung Cisande, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (5/10/2019).

banner 970x90

Dalam kunjungan itu, BAN PAUD PNF Jabar melakukan visitasi akreditasi tahun ajaran 2019/2020 terhadap PKBM LPMD. Visitasi akreditasi itu diawali dengan dialog di aula PKBM LPMD.

Dari rombongan BAN Jabar tampak hadir Tim Asesor yang terdiri dari  DR. Beben Mulyana, M.M.Pd. dan Ujang Andriyadi,  S.Pd.SD. yang didampingi Penilik Kesetaraan dan Aksara Wilayah II pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi, Asep Saepulloh. 

Di dalam ruangan aula juga tampak hadir tuan rumah antara lain Kades Cijalingan Didin Jamaludin,  para peserta didik PKBM LPMD, para tutor, dan pimpinan lembaga pendidikan nonformal tersebut, Ustadz Endin, S.Pd.  Setelah dialog, Tim Asesor  melakukan pemeriksaan terhadap unsur-unsur yang diakreditasi, baik akademik maupun yang sifatnya administratif.

“Tujuan dari visitasi akreditasi ini untuk mengukur kelayakan penyelenggaraan pendidikan PKBM LPMD. Akreditasi ini merupakan syarat mutlak bagi semua lembaga PKBM dalam menyelenggarakan pendidikan nonformal,” kata Asep ditemui setelah mengikuti dialog di aula PKBM LPMD.

Pada tahun 2019, ujar Asep, dari 68 PKBM yang ada di Kabupaten Sukabumi baru 30 yang mengikuti akreditasi. Asep mengharapkan pada 2020 semua PKBM di Kabupaten Sukabumi bisa terakreditasi. Dia meminta kepada para pengelola PKBM di Kabupaten Sukabumi untuk melakukan persiapan dalam rangka mengikuti proses akreditasi.

“Lulus akreditasi merupakan syarat penting   untuk legalitas lembaga juga syarat mutlak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Status terakreditasi juga menunjukkan kualitas PKBM yang memenuhi standar dari pemerintah,” kata dia.

Asep menilai, PKBM LPMD termasuk lembaga pendidikan nonformal yang sangat bagus dalam melakukan persiapan visitasi akreditasi. Nanti setelah dinyatakan lulus akreditasi, ujar dia, PKBM LPMD menjadi lembaga pendidikan nonformal berkualitas serta menjadi tumpuan harapan masyarakat dalam memperoleh pendidikan kesetaraan.

“Mudah-mudahan PKBM mendapatkan nilai tinggi dalam akreditasi ini. Dengan demikian peran dan kiprah PKBM LPMD dalam meningkatkan angka partisipasi kasar atau APK dan angka partisipasi murni atau APM semakin nyata,” ujar Asep.

Sementara itu Ustadz Endin selaku pimpinan dan pengelola PKBM LPMD menyampaikan rasa syukur atas kedatangan Tim Asesor dari BAN PAUD PNF Provinsi Jabar. Endin mengharapkan proses akreditasi berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.  

“Sehingga kami bisa lolos akreditasi ini agar menjadi lembaga PNF yang memiliki legalitas sebagai PKBM,” kata dia. (*)

Print Friendly, PDF & Email