Tahun 2022, Geopark Bisa Dijangkau Lewat Laut

oleh -
Sebagian pemilik tanah yang mengikuti sosialisasi dan musyawarah pembebasan lahan untuk dermaga, pelabuhan, dan objek wisata di Pantai Palangpang, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi.

Wartawan Dicky Sopyan

Kehadiran Pelabuhan Palangpang dapat meningkatkan akses menuju  Pajampangan, termasuk kawasan Geopark Ciletuh Palabuhanratu. Dengan tersedianya infrastruktur perhubungan laut tersebut, perjalanan ke geopark bisa ditempuh dengan menyusuri bagian tepi Samudera Indonesia.

banner 970x90

“Pelabuhan Palangpang ditargetkan selesai pada tahun 2021 dan beroperasi pada 2022 nanti,” kata Sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Sukabumi,  Eki R Rizky ketika ditemui setelah acara sosialisasi dan musyawarah ganti kerugian dalam pengadaan tanah untuk Pelabuhan Palapangpang di aula Balai Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Rabu (4/9/2019).

Setelah pelabuhan tersebut rampung, kata Eki, perjalanan menuju geopark bisa ditempuh lewat laut dari Pelabuhan Pengumpan Regional Palabuhanratu. Nantinya Pelabuhan Palangpang juga dapat melayani kapal penumpang dari pelabuhan-pelabuhan lainnya di pesisir selatan Pulau Jawa.

Untuk mewujudkan pelabuhan tersebut, Pemprov Jawa Barat  rencananya akan membebaskan lahan seluas 5.000 meterpersegi di sekitar Palangpang. Di atas lahan yang dibebaskan itu, Pemprov Jabar akan membangun dermaga, pelabuhan, dan sarana objek wisata. Kehadiran pelabuhan tersebut dapat membawa kemajuan bagi kawasan Pajampangan, khususnya Desa Ciwaru.

Di tempat yang sama Kepala Bidang Transportasi Laut dan ASDP pada Dinas Perhubungan (Dishub)  Provinsi Jabar, HY. Wahyu Aji mengatakan bahwa pihaknya kini sedang menggejot pembangunan Pelabuhan Pengumpan Regional Palabuhanratu yang sampai sekarang masih berlangsung. Kedua pelabuhan akan langsung terkoneksi ketika pembangunannya selesai. 

“Pelabuhan pengumpan regional di Palabuhanratu bukan pelabuhan barang, melainkan untuk penumpang. Konektivitas yang dibangun untuk dua arah yakni Palabuhanratu-Banten-DKI Jakarta dan Palabuhanratu-Geopark Ciletuh-Pangandaran-Jawa Tengah,” ujar Wahyu.

Pada sosialisasi dan musyawarah ganti kerugian dalam pengadaan tanah itu tampak hadir Tim Pengawal, Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Provinsi Jabar, Asisten Sekda Kabupaten Sukabumi Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Tim Persiapan dan Pengadaan Tanah Pembangunan Dermaga Kapal Wisata Teluk Palangpang, Camat Ciemas, Kades Ciwaru, dan para para pemilik tanah. (*)

Print Friendly, PDF & Email