Disnakertrans Lahirkan Tenaga Kerja Mandiri di Batununggal

oleh -
Pembukaan pembekalan tenaga kerja mandiri di Desa Batununggal dihadiri para pejabat setempat dari kiri ke kanan Dadang Tapiana (Kasi Perluasan Tenaga Kerja), Erni Riana (Kasi Perencanaa Disnakertrans), Lina Evelin Marlina (Sekretaris Disnakertrans), Dudung Iskandar (Kades Batununggal), Helman Sukmana (Kasi Pemberdayaan Kecamatan Cibadak), Dedi Jubaedi (Kasi Sarpras Kantor Kecamatan Cibadak), dan Rusli Pranata (utusan khusus anggota DPR RI, Ribka Tjiptaning).

Wartawan Usep Mulyana

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sukabumi siap melahirkan para tenaga kerja mandiri (TKM) dari Desa Batununggal, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi melalui program pembekalan dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. Kegiatan pembekalan TKM tersebut dibuka oleh Sekretaris Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Lina Evelin Marlina di aula Desa Batununggal, Senin (5/8/2019).

banner 970x90

Pada acara pembukaan itu tampak hadir para pejabat wilayah antara lain Kasi Perluasan Tenaga Kerja Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Dadang Tapiana; Kasi Sapras Kantor Kecamatan Cibadak, Dedi Jubaedi; Kasi Pemberdayaan Kantor Kecamatan Cibadak, Helman Sukmana; Kepala Desa Batununggal, Dudung Iskandar; dan utusan khusus Anggota Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning, Rusli Pranata.

Program pembekalan kegiatan  penciptaan wirausaha baru melalui pemberdayaan TKM itu diikuti 20 perseta. Para epserta akan dibekali keterampilan dan pengetahuan teknis tentang usaha tata busana dan keterampilan khusus menjahit.

“Program ini sebagai bentuk apresiasi kami pada Desa Batununggal yang sering meraih prestasi di berbagai tingkatan, termasuk tingkat nasional. Desa Batununggal pernah menjadi juara 1 nasional lomba perpustakaan desa,” kata Evelin.

Dia mengharapkan, para peserta pada pembekalan wirausaha baru tersebut dapat menjadi pelaku bisnis yang tangguh. Lulusan program pembekalan, kata dia, dapat bekerja sama dengan Bumdes di Desa Batununggal yakni Bumdes Karya Abadi. Evelin tidak meragukan kinerja Bumdes Karya Abdi untuk dijadikan mitra karena bumdes ini memiliki omset Rp1,6 miliar.

Sementara itu Kasi Perluasan Tenaga Kerja, Dadang Tapiana menyampaikan, tujuan dari kegiatan pembekalan adalah untuk  menciptakan  usahawan mandiri. Pada kegiatan itu, materi diarahkan untuk mengubah  pola pikir peserta dari mencari pekerjaan menjadi berinovasi untuk  menciptakan peluang kerja.

“Kegiatan ini diprioritaskan bagi warga yang menganggur atau setengah menganggur. Selain menjahit, jenis keterampilan lain yang kami ajarkan antara lain bengkel dan pengelolaan kedai kopi. Esensi dari kegiatan ini adalah untuk pengembangan dan perluasan lapangan  usaha,” ujar Dadang. 

Kasi Pemberdayaan Kantor Kecamatan Cibadak, Helman Sukmana menambahkan, para peserta dari pembekalan tersebut harus mampu mengimplementasikan ilmu yang diperolehnya untuk memperbaiki kehidupan sosial dan kemajuan desa. Tahun depan, kata dia, penggunaan Dana Desa akan difokuskan pada  pemberdayaan dan upaya pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesejahteraan rakyat. 

Kepala Desa Dudung mengharapkan para peserta pelatihan dapat membuka dan mengembangkan usaha di bidang jahit-menjahit atau bekerja di sektor industri garmen.  Nantinya, kata dia, lulusan pelatihan bisa bekerja sama dengan Bumdes Karya Abadi dalam pengembangan usaha. (*)

Print Friendly, PDF & Email