Apel Siaga Ganyang Komunis Masuki Tahap Pelaksanaan

oleh -
Koordinator Lapangan Haji Komen memberikan petunjuk teknis kepada para peserta Apel Siaga Sukabumi Raya Bergerak Ganyang Komunis pada gladi resik di Lapang Merdeka.

Wartawan Usep Mulyana

Apel Siaga Sukabumi Raya Bergerak Ganyang Komunis tinggal ‘der’. Tim pelaksana lapangan telah melakukan berbagai langkah dan persiapan yang matang menuju tahapan pelaksanaan, salah satunya membuat urut-urutan aksi dari persiapan awal hingga ujung tahapan apel.

banner 970x90

“Tidak ada masalah, semuanya berjalan lancar, tinggal pelaksanaan. Semua peserta aksi pada posisinya masing-masing siap ambil bagian pada apel siaga ini,” kata Koordinator Aksi, Budhy Lesmana, S.Ag., M.Si. ketika dihubungi wartawan, Ahad (5/7/2020) pagi-pagi buta.

Seluruh elemen, baik peserta atas nama organisasi dan perorangan maupun tim pelaksana berada dalam kesiapan penuh untuk menggelar apel siaga tersebut. Dalam gladi resik in situs Lapang Merdeka pada Sabtu (4/7/2020) tergambar kesiapan seluruh elemen menuju pelaksanaan.

Pada gladi resik itu, Koordinator Lapangan H. Hendi Wiryadi atau akrab disapa Haji Komen memberikan petunjuk-petunjuk kepada para peserta di seputar tempat upacara Lapang Merdeka. Sebelumnya, diselenggarakan pengarahan umum di Sekretariat MPC Pemuda Pancasila Kota Sukabumi.

“Kami estimasi jumlah peserta apel siaga mencapai 5.000 orang. Mereka berasal dari 88 ormas, OKP, dan LSM,” tutur Ketua Kebangkitan Jawara dan Pengacara/Bang  Japar Indonesia (BJI) Presda Sukabumi Raya tersebut. 

Seluruh elemen peserta apel siaga ganyang komunis mengibarkan panjai-panji Aliansi Rakyat dan Aktivis Sukabumi Raya (ARASY). Apel tersebut mendapat bantuan simpatik berupa logistik makanan dan minuman dari 212 Mart.  

Keseluruhan rangkaian kegiatan apel siaga diawali dengan pembacaan Wahyu Ilahi oleh Syekh Ahmed Alsafide dari Palestina. Selanjutnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, dan pembacaan Pembukaan UUD 1945.

Kemudian prolog dan pembacaan Dekrit Rakyat 5 Juli 2020 oleh Ketua BJI Presidium Sukabumi Raya, Budhy Lesmana, S.Ag., M.Si., lalu menyanyikan lagu Garuda Pancasila, pembacaan Maklumat MUI oleh Ketua PUI Kota Sukabumi DR. H. Munandi Saleh, dan manyanyikan lagu Padamu Negeri.

Setelah itu masuk ke bagian orasi yang diawali oleh KH. Mustafa Kamal, ulama dari Cibadak yang diteruskan oleh Ustadz Oyag. Beres orasi berlanjut dengan atraksi pencak silat berupa drama kolosal perjuangan santri dan ulama melawan komunis.

Seterusnya orasi oleh Ketua FPI Kabupaten Sukabumi Habib Lutfi Jindan, Ketua KNPI Kota Sukabumi Melan Maulana Suryadiraksa, Ketua DPW Gempa Jabar Ustadz Al-Haidar, perwakilan mahasiswa, perwakilan perempuan, dan perwakilan ormas nasionalis Pandawa 16.

Setuntasnya orasi tahapan selanjutnya atraksi pencak silat Dungdungan oleh para pesilat dari PS Maung Lugay, PS Maung Bodas, Sapu Jagat, ASBD, dan Paguron Garuda Kencana Wangi.

Kemudian pembacaan doa, pembakaran simbol PKI, longmarch, shalat Dzuhur di Masjid Agung, dan terakhir pelaporan dugaan makar Pancasila ke Mapolres Sukabumi Kota oleh ARASY. (*)

Print Friendly, PDF & Email