Apel Siaga Ganyang Komunis ARASY Lahirkan Dekrit Rakyat

oleh -
Massa ARASY dengan penuh semangat membekar benmdera PKI sebagai bentuk perlawanan terhadap kekuatan komunis di Indonesia.

Wartawan Usep Mulyana

Gerakan masyarakat yang tergabung di dalam Aliansi Rakyat dan Aktivis Sukabumi Raya (ARASY) melahirkan Dekrit Rakyat yang isinya menolak RUU HIP (Haluan Ideologi Negara). Dekrit tersebut diumumkan pada Apel Siaga Sukabumi Raya Bergerak Ganyang Komunis di Lapang Merdeka, Ahad (5/7/2020).

banner 970x90

Bercermin pada Dekrit Presiden 5 Juli 1959 yang diundangkan ketika negara sedang dalam keadaan genting, Dekrit Rakyat juga dilahirkan ketika negara sedang dalam keadaan genting oleh rongrongan kekuatan komunis yang menyusup pada pembahasan RUU HIP.

Dekrit Rakyat dibacakan oleh Ketua Kebangkitan Jawara dan Pengacara Indonesia (BJI) Presda Sukabumi Raya Budhy Lesmana, S.Ag., M.Si. atau BG. “Dengan kekuatan sekitar 80 ormas, OKP, dan LSM, ARASY melahirkan Dekrit Rakyat ketika negara sedang dalam keadaan genting,” kata Budhy sebelum membacakan Dekrit Rakyat.

Dia mengajak peserta apel siaga untuk menyatukan hati, sikap, tekad dan iman guna melawan segala bentuk  apapun paham komunis di Bumi Pertiwi. Diselingi takbir, Budhy meneriakkan NKRI harga mati dan Pancasila abadi.

“Jangan biarkan agen-agen komunis tertawa melihat kalian berteduh di bawah keteduhan pohon, sementara yang lain berpanas-panasan,” kata dia.

Budhy membacakan Dekrit Rakyat yang berisi tiga butir tuntutan tersebut dengan suara lantang dan bernas. Isinya tuntutan untuk menghentikan pembahasan RUU HIP, menangkap dan mengadili inisiator RUU HIP, dan pembubaran BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila).  

Di tempal apel siaga tampak hadir para tokoh dan pejabat, baik sebagai peserta ataupun undangan antara lain Anggota Komisi II DPR RI HM. Muraz, Anggota DPR RI dari PKS, drh. Slamet, Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni, Pimpinan Pesantren Al-Fath KHM. Fajar Laksana, Ketua PUI Kota Sukabumi DR. H. Munandi Shaleh, dan tuan rumah sebagai koordinator aksi Budhy Lesmana.

Elemen ARASY yang hadir di lapang Merdeka antara lain Komunias YSG (Yudha Sukmagara), Pemuda Pancasila, FPI, Sapu Jagat, FKPPI, PPM, AMS, MPI (Mujahidah Pembela Islam), SKP (Sahabat Kristiawan Peduli), MPG (Majelis Pemuda Gapleh/Gaul Tapi Saleh), Koboi (Komunitas Budak Oyag Insyaf), Saung Hijrah Sukabumi, dan komunitas XTC.

Semua elemen yang hadir pada Apel Siaga Sukabumi Raya Bergerak Ganyang Komunis kompak dan serempak menolak komunis.

Apel siaga diisi dengan orasi oleh perwkilan ormas, pembacaan Maklumat MUI yang menolak RUU HIP, pembakaran bendera PKI, dan pelaporan perbuatan makar terhadap Pancasila kepada Polres Sukabumi Kota. (*)

Print Friendly, PDF & Email