Berawal dari Pikulan, Soto Mie Abas Berjaya di Sukaraja

oleh -
Abas dan istrinya yang setia menekuni usaha soto mie bertahun-tahun lamanya telah mendapat tempat di hari pelanggannya sehingga bisnis kuliner yang ditekuninya dapat bertahan sampai sekarang.

Wartawan Joko Samudro (SUROBOYO)

Kawasan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi memiliki berbagai ciri khas, termasuk urusan kuliner. Di Kecamatan yang paling ramai di kawasan Sukabumi bagian timur ini selain ada Warung Nasi Empud, Rumah Makan Pa Koko, Mie Bakso Mas Yanto, dan Bolu Onih  yang sudah melegenda, juga banyak aneka sajian kuliner, salah satunya Soto Mie Abas.

banner 970x90

Meski seperti yang biasa terjadi di negeri ini, banyak tapak sejarah hilang tak berbekas karena digerus laju pembangunan, tidak demikian halnya dengan kuliner. Berkat perjuangan para peraciknya, berbagai jenis kuliner lawas dapat bertahan di tengah gempuran menu asing dan menu tradisional yang dikemas mewah.  

Abas, pemilik warung Soto Mie Nikmat termasuk salah satu pelaku usaha kuliner tradisional yang dapat mempertahankan warisan leluhur hingga eksis sampai hari ini. Walaupun makanan khas yang dijualnya bukan ciri khas Sukaraja, Abas sukses mengembangkan usahanya dari pedagang pikulan hingga menempati salah satu ruko di Sukaraja.

“Soto mie yang saya jual ini khas  Rancamaya, Bogor yang umurnya sudah lebih dari setengah abad. Saya menekuni usaha soto mie sejak beberapa tahun lalu,” kata Abas ketika ditemui di tempat usahanya di Ruko Alfa 6 Sukaraja, Jumat (5/7/2019).

Lokasi tempat berjualan soto mie milik Abas berada di lingkungan pertokoan di pinggir jalan utama. Para penggemar kuliner berbasis mie tidak akan kesulitan mencari warung Soto Mie Abas tersebut. Soto mie ini cukup dikenal di seputaran Sukaraja dan sekitarnya.

Tempatnya sederhana, tapi kebersihannya terjaga. Di bagian depan ada plang bertuliskan Soto Mie Abas. Anda datang, langsung dilayani dan diberi pilihan: soto mie biasa atau soto campur dengan berbagai panganan pilihan. Asalnya Abas berjualan menggunakan pikulan di sekitar kawasan Desa Pasirhalang, Kecamatan Sukaraja.

Jenis bahan utama yang disajikan kepada para pembeli terdiri dari bihun, mie, dan kol yang diguyur kuah dengan potongan daging. Dalam kuah itulah tersimpan resep rahasia yang membuat Soto Mie Abas memiliki rasa lezat yang khas di lidah. Untuk campurannya, Abas menyediakan risoles dan emping bulat sebesar piring ukuran sedang.

Dengan harga Rp 16.000/porsi untuk semangkok besar soto mie besar dan tumpukan daging yang berlimpah, pembeli mendapat sajian yang sepadan, baik kuantitas maupun kualitasnya. Tambahannya untuk emping seharga Rp3.000 dan satu risoles Rp1.000. 

Soal rasa, tentu itu perkara selera. Tapi jangan membayangkan soto mie ini seperti soto mie biasa. Sebelum mencoba, tak perlu mencela. Memang ini hanya soto mie. Kesannya biasa. Tapi soto mie ini selain sudah melampaui waktu lebih dari lima dekade, juga memiliki kelezatan yang tiada tara serta porsinya yang masuk ukuran jumbo. (*)

Print Friendly, PDF & Email